Lebih lanjut lagi, Hutabarat memaparkan bahwa rencana kedepannya, WANTANNAS bersama seluruh instansi terkait termasuk Holding BUMN Farmasi Bio Farma Group akan bekerjasama untuk mengatasi kekurangan tersebut.
“Yang perlu diutamakan saat ini adalah urgensinya untuk kesehatan masyarakat. Dengan kerjasama yang baik antara Pemerintah dan pelaku usaha, kemudian secara bertahap menuju kemandirian,” tambah Hutabarat.
Wakil Direktur Utama Bio Farma Group, Soleh Ayubi menyampaikan dalam sambutannya, bahwa ketahanan kesehatan nasional merupakan aspek vital dalam menyambut Indonesia Emas 2045.
Baca Juga: Bangga! Nicke Widyawati Dinobatkan sebagai Pemimpin Bisnis Perempuan Terkemuka Indonesia
“Saat ini kita sudah beralih dari situasi pandemi Covid-19, namun kita masih harus menghadapi penyakit-penyakit lainnya yang merebak di Indonesia."
"Seperti penyakit TB dimana Indonesia menduduki peringkat ke-2 tertinggi dan peningkatan penderita diabetes sebanyak 6 kali lipat dari jumlah tahun lalu," tutur Soleh.
"Untuk menghadapi Indonesia Emas 2045, maka sudah menjadi prioritas bagi kita semua untuk menjaga ketahanan kesehatan generasi saat ini.” kata Soleh.
Direktur Medis dan Hubungan Kelembagaan Bio Farma Group, Sri Harsi Teteki menyampaikan apresiasi atas inisiatif negara dalam mewujudkan ketahanan kesehatan nasional dengan melibatkan industri farmasi dalam negeri, khususnya BUMN.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya pada pemerintah RI, yang pada kesempatan ini diwakili oleh WANTANNAS," kata Sri.
"Kami berharap dengan adanya koordinasi yang baik antara Bio Farma Group dan seluruh stakeholder, kami dapat senantiasa memenuhi kebutuhan ketahanan kesehatan nasional," tandasnya.***