rilis-bumn

Sukowati Sukses Turunkan Emisi Kabon dan Naikkan Produksi Migas

Sabtu, 17 Agustus 2024 | 18:30 WIB
Pertamina EP Sukowati berhasil turunkan emisi karbon dan meningkatkan produksi migas dengan teknologi CCUS terkini. (Dok. Pertamina EP Sukowati)
 
 
Kabar BUMN - Pertamina EP Sukowati berhasil membuktikan bahwa teknologi Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS) dapat meningkatkan produksi minyak dan gas bumi sekaligus mengurangi emisi karbon.

Melalui uji coba tahap awal, atau yang dikenal sebagai fase huff and puff, tim berhasil menunjukkan bahwa injeksi CO2 tidak merusak integritas sumur dan formasi batuan.

Keberhasilan ini merupakan kabar baik bagi upaya Pertamina dalam mencapai target penurunan emisi dan meningkatkan produksi.

Baca Juga: Tips Berburu Diskon Spesial HUT ke-79 RI agar Belanja Lebih Hemat

Zona 11 Regional Indonesia Timur, di mana lapangan Sukowati berada, terus berupaya mengembangkan teknologi CCUS sebagai solusi yang berkelanjutan untuk tantangan industri migas.

General Manager Zona 11, Zulfikar Akbar, menyatakan bahwa hasil studi menunjukkan respon positif terhadap implementasi CCUS di lapangan Sukowati.

Hasil uji coba menunjukkan tidak terjadi kerusakan ketahanan sumur (well integrity) dan formasi batuan sumur. 

Baca Juga: Badak LNG Raih Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dari Gubernur Kalimantan Timur

“Perkembangan proyek CCUS secara operasi dapat dikatakan sukses tidak hanya penambahan produksi tetapi juga berdampak pada produksi cadangan yang lebih optimal," kata Zulfikar.

"Hal ini tentu menjadi hal yang menggembirakan di tengah upaya kita mendukung target produksi yang ditetapkan pemerintah dengan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan melalui penurunan emisi gas rumah kaca,” ujar Zulfikar.

CCUS merupakan teknologi yang dapat diimplementasikan untuk mencapai target penurunan emisi Gas Rumah Kaca dan menghambat kenaikan suhu bumi.

Baca Juga: PHR Raih Penghargaan Best Innovation di SCM Summit 2024

Upaya ini mendukung agenda internasional yang disepakati dalam Paris Agreement To The United Nations Framework Convention On Climate Change (UNFCCC) tahun 2016.

Selain itu, terdapat komitmen Indonesia dalam UNFCCC untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 dan pelaksanaan transisi energi dengan mengedepankan aspek keberlanjutan.

Keuntungan dari implementasi teknologi ini adalah dapat menaikkan produksi minyak dengan proses injeksi C02.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Pelayanan, AdMedika Jalin Kerja Sama dengan 34 RS Vertikal Kemenkes

CCUS di Sukowati, Bojonegoro, Jawa Timur merupakan upaya Pertamina (Persero) setelah sebelumnya sukses melakukan penyuntikan perdana CO2 di Lapangan Jatibarang, yang merupakan bagian dari peta jalan pencapaian NZE Indonesia pada tahun 2060.

Halaman:

Tags

Terkini