Kabar BUMN - Dalam rangka memperingati HUT RI, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berkomitmen menjaga lingkungan dengan menanam 2.000 pohon di Lombok Timur.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), ASDP bekerja sama dengan Jejakin dan Perkumpulan Pemberdayaan Masyarakat dan Pendidikan Konservasi Alam (YAPEKA),
Pelaksanakan penanaman 2000 pohon di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu (17/8).
Baca Juga: Penerapan AI di Tanya Pijar Bawa Pembelajaran Siswa Lebih Interaktif
Inisiatif ini adalah bagian dari komitmen ASDP untuk mempercepat penerapan kebijakan dekarbonisasi dan upaya nyata dalam mencapai target National Dedicated Contribution (NDC) 2030.
Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengatakan kegiatan ini adalah bagian dari upaya ASDP untuk berkontribusi kepada negeri.
ASDP mengambil peran dalam menjaga lingkungan terutama dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, menyerap emisi karbon, serta memperkaya keanekaragaman hayati di wilayah kerja ASDP.
Baca Juga: Bank Mandiri Tingkatkan Layanan dan Jaringan Digital untuk Nasabah
"Apresiasi pada karyawan dan stakeholder ASDP yang turut berperan aktif dalam menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan," ujar Shelvy Arifin.
"Tepat pada perayaan HUT ke-79 RI, 350 peserta yang terdiri dari jajaran manajemen dan karyawan ASDP cabang Kayangan dan regional 3, perwakilan dinas setempat, mitra perusahaan, aparatur desa, hingga warga lokal di sekitar pelabuhan berkumpul untuk menanam 2000 pohon," jelasnya.
Kegiatan peduli lingkungan ini sesuai dengan SDG's 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dalam mengambil tindakan cepat untuk mengatasi perubahan iklim dan dampaknya.
Baca Juga: 79 Meter Bendera Merah Putih Dibentangkan saat Pertamina Patra Niaga Bersihkan Sungai Ciliwung
Kemudian SDG's 14 (Penanganan Perubahan Iklim) untuk melestarikan dan memanfaatkan secara berkelanjutan sumber daya kelautan dan samudera.
Adapun jenis pohon yang ditanam di sekitar Pelabuhan Kayangan terdiri dari beragam jenis pohon yang memiliki nilai ekologis tinggi.