Kabar BUMN – Pertamina terus aktif menjalin kolaborasi dengan mitra strategis global untuk mengembangkan energi hijau yang lebih ramah lingkungan.
Hal tersebut merupakan salah satu upaya untuk mendorong transisi energi.
Terbaru, Pertamina menjalin kolaborasi dengan Hyundai Motor Asia Pacific HQ terkait pengembangan ekosistem hidrogen di Indonesia.
Baca Juga: Pertamina Perkuat Kolaborasi dengan Perusahaan Jepang di AZEC 2024
Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha Pertamina, Salyadi Dariah Saputra mengatakan kerja sama pengembangan ekosistem hidrogen bukan hanya wujud komitmen Pertamina melakukan percepatan transisi energi, tapi juga untuk mendukung target pemerintah mencapai Net Zero Emission pada 2060.
Menurut Salyadi, Pertamina telah memetakan 17 lokasi sumber pasokan hidrogen yang tersebar dari Sumatera hingga Papua.
Saat ini Pertamina juga tengah mengembangkan pilot project hidrogen hijau di area geothermal Ulubelu dengan target produksi 100 kg/hari.
Baca Juga: Kemeriahan Kemerdekaan ke-79 RI di Pertamina Drilling, Semangat Tak Terhenti!
Di hilir, Pertamina juga tengah membangun pilot project Stasiun Pengisian Bahan Bakar Hidrogen (SPBH) di Daan Mogot, Jakarta Barat yang akan menjadi integrated energy refueling station pertama di Indonesia.
Nantinya, SPBH ini akan menyediakan tiga jenis bahan bakar dalam satu stasiun pengisian, yaitu BBM, gas, dan hidrogen.
“Pengembangan hidrogen akan menjadi salah satu portofolio bisnis energi bersih di masa depan dan berpotensi menjadikan Indonesia menjadi pemain utama di kawasan,” tandas Salyadi.
Salyadi menambahkan, pengembangan hidrogen hijau akan jadi tren dunia dan bisa menjadi salah satu bisnis masa depan Pertamina.
Pengembangan hidrogen memerlukan investasi besar serta dukungan regulasi dari Pemerintah sehingga ekosistem hidrogen di sektor transportasi bisa terbangun dengan baik.