Kawal Spirit HUT-RI, Kilang Pertamina Internasional Luncurkan Inisiatif Stratejik Setara 321 Juta USD

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 21 Agustus 2024 | 15:00 WIB
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) solid meluncurkan 34 inisiatif stratejik dengan target nilai tambah setara 321 juta USD. (DOK.PT Kilang Pertamina Internasional (KPI))
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) solid meluncurkan 34 inisiatif stratejik dengan target nilai tambah setara 321 juta USD. (DOK.PT Kilang Pertamina Internasional (KPI))

Kabar BUMN – Masih dalam momentum HUT ke-79 Republik Indonesia, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) terus berupaya memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

KPI melakukan upaya  tersebut dengan optimasi bisnis di tengah-tengah tantangan trilemma energi yang terus berlangsung.

Tutup Semester I 2024, KPI solid meluncurkan 34 inisiatif stratejik dengan target nilai tambah setara 321 juta USD.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Wisata Alam di Bangka Belitung: Pantai Pasir Putih hingga Danau Biru Tosca

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama KPI, Taufik Aditiyawarman dalam agenda Town Hall Meeting Kinerja Semester I 2024 bertempat di Jakarta.

Taufik optimistis bahwa KPI dapat mengawal inisiatif stratejik yang memiliki beberapa fokus utama yaitu optimasi intake dan produk yang fokus pada peningkatan efisiensi dalam pengelolaan intake dan optimasi dalam penjualan produk.

Inisiatif lainnya optimasi operasi kilang, yakni meningkatkan efektivitas operasional kilang untuk mengoptimalkan hasil produksi, optimasi aspek keuangan dengan menjaga kestabilan keuangan dan memastikan pengelolaan keuangan yang efisien; serta berbagai upaya strategis lainnya yang dirancang untuk meningkatkan kinerja finansial secara menyeluruh.

Baca Juga: Masih Bisa Melamar! Lowongan Magang di BRI Ventura Investama: Legal Counsel Officer

Corporate Secretary KPI, Hermansyah Y Nasroen menyebutkan bahwa sejalan dengan tantangan trilemma energi yang dihadapi, KPI terus berupaya mempertahankan kinerja operasional yang optimal di Semester 1 2024.

“Di tengah-tengah dinamika yang ada, di semester I ini kami mencatat kenaikan Yield Valuable Product sebesar 0,5% dengan realisasi sebesar 81,8% dari target volume 81,3%.

"Kedepannya sinergi antara unit operasi kilang maupun afiliasi di bawah supervisi KPI mutlak dijalankan untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja perusahaan,” jelas Hermansyah.

Baca Juga: 6 Kuliner Wajib Coba di Jalan Braga Bandung

Adapun trilemma energi merupakan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan energi, yang mencakup tiga isu utama:

1. Ketahanan Energi (Energy Security)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini