Kabar BUMN – PT Patra Logistik resmi genap berusia 28 tahun pada Jumat, 30 Agustus 2024 lalu.
Untuk mencapai titik ini, ada perjalanan panjang yang tidak mudah bagi Patra Logistik dalam mengemban tugas dan tanggung jawab menjaga distribusi dan rantai suplai energi nasional.
Kendati demikian, Patra Logistik sukses menjalankan komitmen untuk terus berkembang dan memperluas jaringan, memberikan solusi logistik ke seluruh penjuru negeri.
Baca Juga: Ekspansi Global, Pertamina NRE dan Guma Kerja Sama Kembangkan Gas to Power di Afrika Selatan
Direktur Utama Patra Logistik, Tri Yudha Nurmansyah mengatakan di usia ke-28 tahun ini, menjadi momen penting bagi Patra Logistik untuk merefleksikan perjalanan panjang yang telah dilalui perusahaan dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
Dengan mengusung tema 'Goes to Bigger, Better, and Brighter' ini mencerminkan semangat Patra Logistik untuk terus berkembang lebih besar, menjadi lebih baik, dan membawa masa depan yang lebih cerah.
Hal ini sejalan dengan komitmen Patra Logistik untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik menjaga distribusi energi Indonesia, serta berperan aktif dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Baca Juga: Lebih dari 4 Juta Nopol Terverifikasi, Pertamina Patra Niaga Terus Sosialisasikan QR Code Pertalite
“Untuk menjadi 'a Bigger Player' dalam industri logistik energi nasional kami berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan, mempersiapkan SDM yang kompeten, dan memperkuat kemitraan strategis dengan para stakeholders,” ungkap Tri Yudha.
Salah satu fokus utama Patra Logistik tahun ini adalah pengembangan layanan Fleet Management.
Bergabungnya proyek ini ke dalam portofolio bisnis Patra Logistik nantinya akan memperluas jangkauan layanan dan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi pelanggan dan mitra.
Baca Juga: Pertamina Perkuat Kerja Sama Energi di Forum Indonesia-Afrika 2024
Di sisi lain, langkah ini diambil untuk mencapai target besar, yaitu mampu meningkatkan pendapatan perusahaan dari 2 triliun menjadi perusahaan berpendapatan 5 triliun.
“Integrasi layanan Fleet Management akan memperkuat posisi kami sebagai penyedia rantai pasok energi yang komprehensif.