Kabar BUMN – PT Surveyor Indonesia berkomitmen untuk mendukung peningkatan pengembangan sumber daya manusia melalui keterlibatan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Komitmen tersebut baru-baru ini ditunjukkan PT Surveyor Indonesia melalui kerja sama dengan Universitas Sam Ratulangi, Manado.
Kerja sama ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman di Auditorium Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi.
Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, Sandry Pasambuna dan Rektor Universitas Sam Ratulangi, Oktovian Berty Alexander Sompie.
Turut hadir dan menandatangani Nota Kesepakatan sebagai turunan dari Nota Kesepahaman, yakni Direktur Sumber Daya Manusia PT Surveyor Indonesia, Lussy Ariani Seba dan Dekan Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi, Fabian J. Manoppo.
Perjanjian merupakan upaya mendorong pemenuhan sustainable development goals (SDGs) nomor 4 dan 17 tentang Pendidikan Bermutu dan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, serta keinginan untuk hadir dalam lingkup akademis untuk mendukung pencapaian Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Adapun ruang lingkup perjanjian ini antara lain adalah keterlibatan perusahaan dalam peningkatan kompetensi dalam lingkup akademis sekaligus praktis melalui program magang, kuliah umum, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Direktur Utama PT Surveyor Indonesia mengungkapkan bahwa komitmen terhadap pendidikan harus diperhatikan oleh lebih banyak korporasi nasional, dan menekankan pentingnya kemajuan bersama antara akademisi dan praktisi.
“Hubungan yang kuat dan saling mendukung antara akademisi dan praktisi seperti ini harus terus menjadi komitmen, sehingga kemudian dapat terwujud kemajuan yang progresif dan saling menyokong dalam ekosistem pendidikan tinggi, serta pengembangan sumber daya manusia yang menghasilkan generasi dengan basis akademis yang kuat namun sekaligus memiliki kecakapan atau kehandalan teknikal maupun praktikal yang dapat diterapkan dalam lingkup profesional,” ujar Sandry.
Rektor Universitas Sam Ratulangi, Oktovian Berty Alexander Sompie juga turut menyuarakan dukungannya akan keterlibatan korporasi dalam lingkup akademis.
“Saat ini perubahan di dunia kerja berjalan sangat cepat, berbeda dengan kampus yang memiliki kecepatannya sendiri, atas hal tersebut diperlukan Perguruan Tinggi yang lebih adaptif dan fleksibel dengan dunia kerja, dunia usaha, dunia industri, serta dengan berbagai kemajuan dan perkembangan yang terjadi di dunia pekerjaan, dunia usaha dan dunia industri.