rilis-bumn

Bio Farma Perkuat Kemandirian Kesehatan : Luncurkan Fasilitas Radiofarmaka “Terapi Kanker Modern”

Selasa, 10 September 2024 | 16:30 WIB
Site visit fasilitas Radiofarmaka Bio Farma di Cikarang, Jawa Barat. (Dok. Bio Farma)

“Siklotron merupakan Fasilitas Radiasi yang dipergunakan untuk memproduksi salah satu Radiofarmaka yaitu FDG, dan tentunya perlu di jamin keselamatannya.

Baca Juga: Bio Farma Group Sebar Wawasan Farmasi, Gelar Program Mengajar di SMKF Yasinda Indramayu dan SMKS Bandung Barat

"BAPETEN sebagai instansi Pemerintah yang diberi tugas untuk mengawasi Pemanfaatan Tenaga Nuklir di Indonesia, agar pemanfaatan tenaga Nuklir dapat digunakan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Zaenal.

Zaenal juga menyampaikan ucapan selamat kepada Bio Farma sebagai pemilik fasilitas radiofarmaka, dan berharap fasilitas tersebut dapat berkontribusi positif pada pembangunan Indonesia Emas.

“Selamat dan Sukses kepada PT Bio Farma sebagai salah satu Pemilik dan Operator Siklotron yang akan berkontribusi dalam Kedokteran Nuklir untuk membantu menyehatkan Masyarakat dan membangun Indonesia menuju Indonesia Emas,” tambah Zaenal.

Baca Juga: Bio Farma dan RSPI Sulianti Saroso Teken MoU Penelitian Surveilans Meningokokus, Pantau Penularan Pada Jamaah Pasca Umrah

Tingginya angka kematian disebabkan kanker di Indonesia, dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa ini tidak lepas dari ketersediaan alat diagnostik untuk mendeteksi dini dan penyebaran sel kanker seperti PET CT.

Di Indonesia, hanya tersedia tiga unit PET CT.

Berdasarkan rekomendasi WHO, 1 unit PET CT berkorelasi pada 1 juta populasi.

Baca Juga: Atasi Kemiskinan Ekstrem dan Cegah Stunting: Bio Farma Group Inisiasi Program Kesehatan dan Kesejahteraan Desa di Tamanjaya, Tasikmalaya

Sementara Singapura, saat ini memiliki 14 unit PET CT untuk 5,6 juta populasi.

”Bertahap ya, sampai 2027 selesai (Infrasruktur dan SDM).

"Kita harapkan yang sekarang yang sudah masuk itu di Cipto, sudah masuk,Hasan Sadikin akan masuk, rumah sakit kita yang Surabaya, yang baru, sama yang Makassar itu akan masuk.

Baca Juga: Bersatu Melawan Kanker Leher Rahim: MSD, Kemenkes, dan Bio Farma Gaungkan Kampanye 'Tenang untuk Menang

"Nanti sampai ke rumah sakit pemerintah di Papua, yang di Maluku, Wamena, yang di Nusa Tenggara Timur, Benboi, Solosi, di Kalimantan, semuanya akan ada,” papar Budi sambil menambahkan, sejumlah anggota keluarganya meninggal karena penyakit kanker.

Halaman:

Tags

Terkini