Fasilitas ini dilengkapi dengan akselerator partikel cyclotron termutakhir untuk produksi Radioisotope F-18 dengan kapasitas produksi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit vertikal dan swasta di seluruh Indonesia.
Shadiq juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian penting ini.
Ia berharap fasilitas ini dapat beroperasi dengan lancar, memberikan manfaat besar bagi bangsa, serta memperkuat posisi Bio Farma sebagai pemimpin dalam industri farmasi dan kesehatan di tingkat internasional.
Pada kegiatan peluncuran fasilitas radiofarmaka ini, juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara Bio Farma dengan 10 Rumah Sakit, diantaranya RS Hasan Sadikin, RSCM, RSUP Dr. Kariadi, DPT Pertamina Bina Medika IHC, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk & EMC Group, Tzu Chi Hospital, RS Mitra Plumbon Cirebon, RS Indriati Solo Baru, RS Murni Teguh Medan, dan PT Medikaloka Hermina Corporate.***