Perusahaan berkomitmen mewujudkan zero accident dan menjadikan keselamatan kerja menjadi prioritas utama dalam operasi migas yang tinggi risiko.
Baca Juga: Pegadaian Gelar The Gade Fest 2024 untuk Mendukung Employee Well-being
Berbagai upaya yang dilakukan adalah menegakkan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan melalui Corporate Life Saving Rules (CLSR), Contractor Safety Management System (CSMS), Process Safety & Asset Integrity Management System (PSAIMS), dan Sistem Izin Kerja Aman (SIKA) di lingkungan kerja.
Kinerja Perseroan
Sepanjang Semester I/2024, PEPC mencatatkan capaian kinerja positif dengan produksi minyak mentah (PEPC share 45%) rata-rata 66.414 MBOPD atau melebihi Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2024 Semester I/2024 yang ditetapkan sebesar 64.779 BOPD atau 102,5% dari target.
Baca Juga: 19 Tahun Pertamina EP, Tingkatkan Ketahanan Energi Nasional
Produk yang dihasilkan perseroan adalah minyak mentah dari Lapangan Banyu Urip dan Lapangan Kedung Keris serta Kondensat dari Lapangan JTB.
Produksi gas PEPC Semester I/2024 mencapai 253.641 MMSCFD yang didapat dari Lapangan Banyu Urip dan Kedung Keris (PEPC Share 45%) serta Lapangan Jambaran Tiung Biru (PEPC Share 92%).
“Dengan semangat inovasi dan memberikan kinerja terbaik, kami bersyukur dapat melalui berbagai tantangan yang ada dengan tetap dapat membukukan kinerja positif untuk mendukung ketahanan energi negeri di masa transisi menuju energi bersih,” tambah Mefredi.***