Kabar BUMN - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Revitalisasi Industri Benih untuk Meningkatkan Produksi Nasional."
Acara ini berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Senin (23/9).
Diskusi ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah strategis dalam meningkatkan produksi benih di Indonesia.
Baca Juga: Go Global, Produk UMKM Binaan Pertamina Tampil di The 21st China ASEAN Expo 2024
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian Dida Gardera.
Direktur Utama PT Sang Hyang Seri (SHS)Adhi Cahyono Nugroho, perwakilan dari Kementerian Pertanian, IPB University, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Botani Seed.
Dalam pembukaannya, Dida Gardera menyampaikan pentingnya penguatan industri benih sebagai salah satu pilar utama untuk meningkatkan produktivitas pertanian nasional.
Baca Juga: Bigbox dari Telkom Manfaatkan Teknologi AI untuk Analisis Sentimen Pelanggan
“Benih adalah salah satu komponen vital dalam rantai pasokan pangan."
"Revitalisasi industri benih akan berdampak langsung pada peningkatan hasil panen dan kualitas produksi pertanian, yang berujung pada ketahanan pangan nasional,” ujar Dida.
PT SHS sebagai salah satu produsen kunci dalam sektor perbenihan nasional turut berbagi pandangan terkait strategi dan inovasi dalam industri benih.
Baca Juga: Prestasi PIEP di HUT ke-78 SPS 2024, Kantongi Silver Winner Kategori Press Release Terbaik
“Kami berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kapasitas produksi dan distribusi benih unggul yang dibutuhkan para petani.'
'Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan industri merupakan kunci utama dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan,” Ujar Adhi.