Selain itu, para peserta FGD dari Kementerian Pertanian, IPB University, BRIN, dan Botani Seed turut memberikan masukan mengenai pengembangan teknologi dan inovasi dalam perbenihan.
IPB University, sebagai institusi pendidikan yang fokus pada riset pertanian, memaparkan pentingnya penelitian berkelanjutan untuk menghasilkan varietas benih yang adaptif terhadap perubahan iklim.
Acara ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi percepatan revitalisasi industri benih di Indonesia, sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian serta menciptakan ekosistem yang mendukung kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional.***