rilis-bumn

Bio Farma Raih Penghargaan "Cost Optimization" di Ajang Fordigi Summit 2024

Jumat, 27 September 2024 | 10:30 WIB
Bio Farma raih penghargaan Cost Optimization dalam ajang FORDIGI Summit 2024. (Dok. Bio Farma)

Kabar BUMN - Bio Farma meraih penghargaan kategori "Cost Optimization" di ajang Fordigi Summit 2024 (Forum Digital BUMN).

Mengusung tema “Navigating The Digital Horizon: AI Strategies for SOE’s Transformation”, kegiatan ini digelar di Hotel Mulia Senayan, Jakarta pada 25-26 September 2024.

Mewakili perusahaan, Direktur Pemasaran Bio Farma Group, Kamelia Faisal hadir untuk menerima penghargaan yang diserahkan oleh Deputi Bidang Sumber Daya Manusia,Teknologi dan Informasi BUMN, Tedi Bharata.

Baca Juga: Peningkatan Kompetensi: Bio Farma Group Terima SK Penambahan Skema Kompetensi

Direktur Pemasaran Bio Farma Group, Kamelia Faisal menyampaikan bahwa penghargaan kategori “Cost Optimization” ini merupakan inovasi dari teknologi Machine Learning yang dikembangkan oleh Bio Farma.

Hal ini dapat meningkatkan efisiensi untuk menekan cost produksi.

“Penghargaan ini adalah "Technology Adaptation Award" dari Fordigi BUMN 2024, dalam kategori BUMN yang mampu menghasilkan inovasi berupa optimalisasi biaya (cost optimization), peningkatan pendapatan (revenue generation), dan kepuasan pelanggan (customer satisfaction).

Baca Juga: Launching Hasil Post Marketing Surveillance Ovine Enoxaparin Sodium Bio Farma di ASMIHA 2024

"Bio Farma meraih penghargaan ini berkat inovasi berupa penerapan machine learning untuk optimisasi proses harvesting dalam pembuatan vaksin.

"Dengan menerapkan machine learning, kami mampu menghasilkan sekitar Rp200 miliar per tahun, khususnya dalam produksi vaksin polio dan tetanus,” ujar Kamelia.

"Kami tidak hanya fokus pada area produksi yang didigitalisasi, tetapi juga pada proses lain seperti riset dan pengembangan.

Baca Juga: Lowongan Magang BUMN: Dicari Manajemen Kinerja Korporasi & Anak Usaha untuk PT Bio Farma

"Saat ini Bio Farma masih dalam proses penggunaan metode Schrodinger untuk pembuatan dan formulasi vaksin, namun kedepannya kami berharap teknologi machine learning dapat membantu dibidang eksperimen dan distribusi," tambahnya.

Pencapaian ini merupakan motivasi untuk para instansi dalam mengembangkan perusahaannya mengikuti transformasi digital.

Halaman:

Tags

Terkini