Ditambahkan Sugeng Rochadi, sebagai informasi sesuai dengan Perpres, maka pembangunan dan pengoperasian Bandara udara VVIP ditugaskan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama dengan Menteri Perhubungan yang berlokasi di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.
Baca Juga: Brantas Abipraya Rampungkan Sumbu Kebangsaan: Ikon Hijau Ibu Kota Nusantara
Brantas Abipraya sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang konstruksi tentu ikut berperan dalam proyek pembangunan Bandara VVIP di IKN, khususnya pada sisi landasan udara.
Presiden Joko Widodo juga menyampaikan harapannya, “Semakin banyak lalu lintas menuju ke Ibu Kota Nusantara ini akan memberikan ekosistem keramaian yang bagus pada kota yang kita cintai."
Proyek ini mulai dijalankan pada 28 November 2023 lalu dan ditargetkan rampung pada Desember 2024, proyek pembangunan bandara ini berupaya untuk merujuk pada karya anak bangsa mulai dari desain runway hingga terminal.
Baca Juga: Brantas Abipraya Bangun SPAM Wosusokas, Solusi Air Bersih untuk Solo dan Sekitarnya
“Brantas Abipraya akan berfokus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di IKN.
"Tak hanya kualitas konstruksi yang juara, estetika dari setiap karya konstruksi kami juga akan diutamakan.
"Seperti bandara VVIP ini nantinya akan menunjukkan ciri khas budaya Kalimantan pada desainnya.
"Semoga bandara yang sedang kami bangun ini dapat menjadi green airport dengan tetap mempertahankan sisi estetika,” tutup Sugeng Rochadi, Direktur Utama Brantas Abipraya.***