Selain itu, ruas tol ini akan menjadi salah satu jalur utama yang menghubungkan kawasan ekonomi, industri, dan Pelabuhan Bakauheni di Lampung.
Baca Juga: Selebrasi Seru! Bank Mandiri Rayakan HUT ke-26 dengan Program Spesial Khusus Nasabah
Nantinya tol ini juga akan terhubung dengan Ruas Betung - Tempino - Jambi yang saat ini progres konstruksinya menunjukkan perkembangan signifikan.
Hingga September 2024, Jalan Tol Betung (Simpang Sekayu) - Tempino - Jambi Seksi 1A (Betung - Supat, Musi Banyuasin) (30,80 km) memiliki progres konstruksi mencapai 6,34%, dengan progres pengadaan lahan sebesar 19,88%; Seksi 3 Bayung Lencir - Tempino Paket 3 (Dukungan Konstruksi) Interchange (IC) Bayung Lencir - IC Tempino (15,47 km), yang dikerjakan oleh KSO Hutama Karya - WIKA - Abipraya, telah rampung 100% dan siap beroperasi; dan Seksi 4 Tempino – IC Ness (18,49 km) progres konstruksinya telah mencapai 31,81%, dengan pengadaan lahan hampir selesai sebesar 99,53%.
Baca Juga: Hore! Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series per 1 Oktober 2024
“Jika telah rampung, JTTS akan tersambung seutuhnya dari Lampung hingga Jambi tanpa putus. Kami yakin, kehadiran Tol Palembang-Betung tidak hanya akan memperlancar arus distribusi barang dan jasa, tetapi juga berdampak signifikan pada pengembangan ekonomi wilayah.
"Kami berharap kehadiran jalan tol ini bisa memberikan manfaat yang berkelanjutan dan mendukung perkembangan industri serta pariwisata di Sumatra Selatan,” tutup Adjib Al Hakim EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.***