“Selain itu, perusahaan juga mendistribusikan produk farmasi, alat kesehatan untuk rumah sakit dan lembaga kesehatan pemerintah, serta alat dan sarana Perkebunan,” sebutnya.
Baca Juga: Galeri 24 by Pegadaian, Hadirkan Pilihan Investasi Aman dengan Emas Batangan
Wahyu meyakini, pengalaman dan portofolio produk yang dimiliki Rajawali Nusindo saat ini akan membuka peluang yang lebih lebar bagi terjalinnya kerja sama perdagangan regional dengan pemerintah Papua Nugini.
“Dalam perdagangan dalam negeri produk-produk kami telah didistribusikan secara nasional pada modern trade, general trade, dan e-commerce."
"Rajawali Nusindo juga telah dipercaya menyalurkan bantuan pangan pemerintah secara nasional, diantaranya bantuan penanganan stunting di 4 provinsi,“ ungkapnya.
Selanjutnya, ia mendukung kunjungan delegasi Papua Nugini ke Rajawali Nusindo tersebut dapat ditindaklanjuti secara bertahap dengan pembahasan dan perjanjian kerja sama.
Pasalnya kerja sama perdagangan regional sangat penting untuk mendorong nilai tambah produk dalam negeri sekaligus meningkatkan devisa negara.
“Hal ini juga menjadi salah satu tujuan dari pembentukan Holding Pangan yaitu menjadi perusahaan pangan yang go global,” tuturnya.
Seperti diketahui bahwa Volume perdagangan ekspor Indonesia ke Papua Nugini mencapai tingkat tertinggi di sektor-sektor utama seperti pertanian, pertambangan, dan manufaktur.
Demikian pula, aktivitas ekspor Papua Nugini ke Indonesia juga telah meningkat, sehingga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kedua negara.
Berdasarkan data Hubungan ekonomi Indonesia dan Papua Nugini semakin berkembang sejak beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Listrik PLN Tanpa Kedip Sukseskan Upacara HUT ke-79 Pertambangan dan Energi
Statistik impor menunjukkan ada beberapa negara yang berkontribusi terhadap nilai impor Papua Nugini, salah satunya Indonesia.