Rajawali Nusindo Kirim 219.000 Paket Telur dan Daging Ayam ke NTT

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 13 September 2024 | 08:00 WIB
Bersama PELNI, Rajawali Nusindo mengirimkan telur dan daging ayam ke provinsi NTT sebanyak 219 ribu paket, yang akan dilaksanakan secara bertahap sampai dengan akhir September 2024. (DOK. Rajawali Nusindo)
Bersama PELNI, Rajawali Nusindo mengirimkan telur dan daging ayam ke provinsi NTT sebanyak 219 ribu paket, yang akan dilaksanakan secara bertahap sampai dengan akhir September 2024. (DOK. Rajawali Nusindo)

Kabar BUMN - ID FOOD melalui anak usahanya PT Rajawali Nusindo menggandeng PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) (PELNI) mengirimkan komoditas pangan telur dan daging ayam ke Wilayah Indonesia Timur.

Pengiriman telur dan daging ayam ke Wilayah Indonesia Timur, tepatnya provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini sebagai upaya menurunkan angka stunting dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Sekretaris Korporasi Rajawali Nusindo Sofyan Effendi mengatakan, penyaluran menggandeng PELNI sebagai salah satu transpoter dikarenakan prioritas pengiriman bisa lebih cepat dan muatan lebih besar.

Baca Juga: Perkuat Upaya Penurunan Stunting, Rajawali Nusindo Salurkan Jutaan Paket Bantuan Pangan di 4 Provinsi

“Bersama PELNI kita akan mengirimkan telur dan daging ayam ke provinsi NTT sebanyak 219 ribu paket, yang akan dilaksanakan secara bertahap sampai dengan akhir September 2024,” terang Sofyan Effendi, Kamis (12/9/2024).

Ia mengatakan, kolaborasi pengiriman bantuan pangan ini masih bagian dari rangkaian program penyaluran bantuan pangan penanganan stunting yang dijalankan ID FOOD Group, sebagaimana penugasan Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA).

Dalam program tersebut, di tahun 2024 secara total ID FOOD melalui PT Rajawali Nusindo telah mengalokasikan sebanyak 438 paket bantuan telur dan daging ayam untuk wilayah NTT.

Baca Juga: Rajawali Nusindo Gencarkan Pasar Murah, Langkah Strategis Hadapi Kenaikan Harga Pangan

Sebanyak 438 paket bantuan tersebut disalurkan kepada 73 ribu Keluarga Risiko Stunting (KRS) di wilayah NTT berdasarkan data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

“Penyaluran dilakukan dalam 2 tahap, di mana setiap tahapannya disalurkan sebanyak 219 ribu paket. Jadi pada setiap tahapan, masing-masing KRS akan menerima 3 kali penyaluran paket batuan,” sebutnya.

Lebih lanjut, Sofyan menyebutkan, penyaluran di provinsi NTT pada setiap tahapan dilakukan di 5 kabupaten/kota.

Baca Juga: Genjot Penyaluran Bantuan Pangan, Rajawali Nusindo Pasok Kebutuhan Telur dan Daging Ayam untuk 560 Ribu Keluarga Risiko Stunting (KRS)

Terdiri dari Ende dengan kuota sebanyak 17.766 paket, Kupang sebanyak 88.266 paket, Labuan Bajo 43.128 paket, Maumere 26.265 paket, dan Waingapu 43.779 paket. Setiap paket terdiri dari 10 butir telur ayam dan 1 kg daging ayam.

Saat ini penyaluran bantuan di NTT telah memasuki tahap ke 2 dengan tujuan pengiriman ke Kupang sebanyak 88 ribu paket, Ende 18 ribu paket, Labuan bajo 21 ribu paket, dan Waingapu 22 ribu paket.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini