rilis-bumn

Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Kemenperin atas Komitmen Dukung Pendidikan Vokasi

Selasa, 15 Oktober 2024 | 13:30 WIB
Pupuk Kaltim raih penghargaan Kemenperin atas dukungan pada pendidikan vokasi, berkomitmen mencetak generasi muda yang kompeten dan siap kerja. (Dok. Pupuk Kaltim)

Dengan program ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja.

Baca Juga: Keren! Sanggar Tari Binaan Pertamina Drilling Juara di Kompetisi Tari Internasional

Di tahun 2023, Pupuk Kaltim memperluas program ini dengan membuka beasiswa vokasi untuk jenjang Diploma 1 dan Diploma 3.

Kerja sama dilanjutkan dengan Politeknik ATI Makassar untuk program studi Teknik Pengelasan dan Politeknik Industri Petrokimia Banten untuk Teknik Proses Industri Petrokimia.

Sebanyak 30 peserta Diploma 1 telah lulus di pertengahan 2023, sedangkan peserta Diploma 3 diharapkan lulus pada tahun 2026.

Baca Juga: Jasa Marga Optimis Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Tuntas Seusai Target, Progres Konstruksi Seksi 1 Yogyakarta-Simpang Susun Banyurejo Sudah 67,23%

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pupuk Kaltim untuk terus berperan dalam penguatan pendidikan vokasi di Indonesia."

"Apalagi di era yang kian kompetitif, sumber daya manusia adaptif dan terampil sangat dibutuhkan, utamanya penguasaan soft skills yang didukung kompetensi mumpuni pada spesifikasi bidang tertentu," tambah Soesilo.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang juga mengapresiasi kontribusi Pupuk Kaltim terhadap pendidikan vokasi.

Baca Juga: Forum IIA 2024: Perwira Pertamina Adu Gagasan Inovatif dengan Mahasiswa ITS

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan SDM dengan populasi muda yang besar.

Seehingga penyelenggaraan pendidikan vokasi harus terus sejalan dengan kebutuhan industri agar lulusan memiliki daya saing global.

"Maka melalui IDUTEX 2024, seluruh pemangku kepentingan dapat mengetahui lebih dalam bagaimana pendidikan dan pelatihan vokasi berperan signifikan terhadap pengembangan industri, melalui penyediaan tenaga kerja yang kompeten dan inovatif," ujar Menteri Agus Gumiwang.***

Halaman:

Tags

Terkini