Kabar BUMN - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) baru-baru ini mendapatkan penghargaan Rintisan Teknologi Industri (RINTEK) 2024 dari Kementerian Perindustrian RI.
Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam mendukung peningkatan kemampuan teknologi industri nasional secara berkelanjutan.
Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim, Qomaruzzaman, menerima penghargaan tersebut dari Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta.
Baca Juga: Lowongan Kerja Programmer di PT Mitra Utama Madani, Yuk Kerja di BUMN Bagian IT!
Qomaruzzaman menyatakan, “Penghargaan ini menunjukkan komitmen dan konsistensi Pupuk Kaltim dalam mendukung program Pemerintah, utamanya proses peningkatan kemampuan teknologi industri nasional secara berkelanjutan.”
Hal ini mencerminkan upaya Pupuk Kaltim untuk mendorong kemandirian dan daya saing industri melalui penelitian, pengembangan, dan perekayasaan teknologi yang bernilai tinggi.
Pupuk Kaltim berhasil menciptakan inovasi berkelanjutan, di antaranya melalui Advance Integrated Production Planning System.
Baca Juga: Face Recognition Bisa Dipakai di Stasiun Tugu dan Lempuyangan, Ini Cara Daftar Pakai Access by KAI!
Sistem ini memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk optimalisasi laba perusahaan.
Dengan kompleksitas tinggi dalam perencanaan produksi, inovasi ini memungkinkan Pupuk Kaltim untuk merencanakan produksi dengan lebih baik dan melakukan prediksi permintaan pasar yang lebih akurat.
“Melalui penggunaan kecerdasan buatan Pupuk Kaltim kini memiliki kemampuan untuk menganalisis data dengan kecepatan dan ketelitian yang jauh lebih tinggi,” kata Qomaruzzaman.
Baca Juga: Internship Risk Officer di Perum Perumnas: Peluang Magang di Perusahaan BUMN!
Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan sekaligus mengatasi tantangan yang muncul dari berbagai variabel seperti ketersediaan bahan baku dan kondisi pasar.
Di sisi lain, Pupuk Kaltim juga mengembangkan produk NPK kombinasi Pupuk Hayati Pelangi JOS untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi.
Dari penerapan inovasi ini, kapasitas produksi padi mampu mencapai 8,74 Ton/Ha, yang mendukung kesejahteraan petani dan pertumbuhan sektor pertanian nasional.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Sumber: pupukkaltim.com
Artikel Terkait
Pupuk Kaltim Dorong Transisi Energi dengan Pelatihan Motor Listrik untuk Pelajar SMK
Pupuk Kaltim Tingkatkan Produktivitas Padi di Berau hingga 7,5 Ton per Hektar melalui Program Agrosolution
Gelar Pelatihan Keramba Jaring Apung, Pupuk Kaltim Komitmen Tingkatkan Budidaya Perikanan di Bontang
Pupuk Kaltim Raih Penghargaan The Best State Owned Enterprise di TOP BUMN Awards 2024, Jadi Role Model Sektor Petrokimia
Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Papua Nugini untuk Pemulihan Pasca Bencana