Kabar BUMN – Selama 10 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) telah memainkan peran penting dalam pembangunan infrastruktur nasional.
Yang paling utama adalah pengembangan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Hutama Karya berhasil membangun ribuan kilometer tol yang telah memberikan dampak positif bagi konektivitas di Pulau Andalas.
Baca Juga: Menikmati Nuansa Alam Pegunungan dari 5 Destinasi Wisata Terbaik di Magelang
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim menyampaikan pencapaian ini tak lepas dari dukungan dan kepercayaan yang besar oleh Pemerintah dibawah kepemimpinan Jokowi kepada Hutama Karya dalam percepatan pembangunan JTTS.
“Kami berterima kasih atas komitmen Presiden yang telah mempercepat penyelesaian JTTS,” ujar Adjib.
Dalam kurun waktu satu dekade, Hutama Karya dalam tahap penyelesaian kurang lebih 1.235 km dari 2.845 kilometer JTTS atau hampir 50% nya.
Ruas-ruas tol strategis yang sudah beroperasi, diantaranya Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung, Palembang – Indralaya, Pekanbaru – Dumai, hingga Indrapura – Kisaran kini telah dilintasi oleh jutaan kendaraan.
Keberadaan JTTS telah membawa dampak nyata dalam meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Sumatra.
Para pengguna jalan tol kini menikmati perjalanan yang lebih cepat dan efisien, yang mempercepat distribusi barang dan jasa di wilayah tersebut.
Baca Juga: Hadirkan neuCentrIX Pugeran, Telkom Perkuat Ekosistem Digital di Yogyakarta
Saat ini, Hutama Karya juga telah melanjutkan pengembangan JTTS Tahap II yang akan menghubungkan Palembang hingga Jambi.
Proyek ini bertujuan untuk memperkuat jaringan jalan bebas hambatan yang akan semakin mempermudah konektivitas antar provinsi dan menggerakkan perekonomian lokal.