Kabar BUMN - Bio Farma menyelenggarakan kegiatan Employee Engagement yang melibatkan karyawan dari berbagai unit kerja dalam memperingati Hari Owa Sedunia.
Acara ini berlangsung di Desa Mekarsari, Gambung, Kabupaten Bandung, dengan tujuan memperkuat kontribusi perusahaan terhadap Keanekaragaman Hayati.
Selain itu, Bio Farma melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), berkolaborasi dengan Yayasan Konservasi Alam Bandung (YKAB) dan The Aspinall Foundation Indonesia.
Baca Juga: Yuk, Petik Durian di Tanazawi Edupark Tuban, Ajak Keluarga ke Sana Akhir Pekan Ini!
Kegiatan ini mencakup peresmian Suaka Owa, penanaman 200 pohon, serta pembangunan jalur pipa air di desa tersebut.
Tjut Vina Irviyanti, VP TJSL, Aset, dan Umum Bio Farma, menyatakan komitmen perusahaan dalam melestarikan Keanekaragaman Hayati.
Ia menekankan bahwa pembangunan Suaka Owa diharapkan dapat memastikan kelangsungan hidup spesies ini untuk generasi mendatang.
“Bio Farma memiliki concern khusus terhadap kinerja lingkungan perusahaan, salah satunya adalah pada aspek Keanekaragaman Hayati."
"Pada hari Owa Sedunia ini, untuk memastikan keberlangsungan hidup spesies ini."
"Bio Farma mendirikan sanctuary untuk owa agar generasi muda di masa yang akan datang dapat terus menerima manfaatnya dan melanjutkan kinerja Keanekaragaman Hayati di Indonesia.” ujar Tjut Vina.
Suaka Owa ini tidak hanya menjadi pusat konservasi fauna, tetapi juga menyediakan sarana edukasi bagi masyarakat sekitar terkait pentingnya konservasi hewan.
Pada kesempatan yang sama, Tjut Vina juga menjelaskan bahwa Bio Farma turut serta membantu masyarakat Desa Mekarsari dengan membangun pipanisasi untuk memudahkan akses air bersih dan melakukan penanaman pohon untuk memperbaiki serapan air hujan.