Kabar BUMN – PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) segera memberlakukan tarif pada Tol Kuala Tanjung - Tebing Tinggi - Parapat (Tol Kutepat) Seksi 3 (Junction Tebing Tinggi – Interchange Dolok Merawan) dan sebagian Seksi 4 (Interchange Dolok Merawan – Interchange Sinaksak).
Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin menyampaikan bahwa Tol Kutepat merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) pemerintah.
Tol tersebut memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat serta pengguna jalan sehingga dapat mempermudah mobilitas dan mempercepat kebutuhan logistik di Sumatera Utara.
Baca Juga: Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, PTDI Kirim Pesawat NC212i ke-6 untuk TNI AU
“Semenjak Tol Kutepat hadir ditengah Masyarakat, banyak respon positif yang kita terima yakni efisiensi waktu yang semula dari Medan Raya menuju Pematang Siantar memakan waktu tempuh 3 jam, kini hanya 1 jam 30 menit saja.
"Selain itu tol ini juga menjadi akses mobilitas ke tujuan wisata bagi pengguna jalan tol yang melintas dari arah Medan atau Tebing Tinggi ke Pematang Siantar,” ujar Dindin.
Selama dioperasikan tanpa tarif, Hamawas mencatat Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) yang cukup tinggi di Jalan Tol Tebing Tinggi – Dolok Merawan – Sinaksak.
Baca Juga: Hingga Kini, Salah Satu Anak Usaha Elnusa Tetap Pertahankan Akreditasi Istimewa dari ANRI
“Antusias para pengguna jalan cukup tinggi, hal itu terlihat dari kendaraan yang melintas di Jalan Tol Tebing Tinggi - Dolok Merawan – Sinaksak setiap harinya tercatat sebanyak 10.080 kendaraan per hari.” tutup Dindin.
Lebih lanjut, Dindin mengatakan bahwa dalam pengoperasiannya, Hamawas memastikan kualitas jalan maupun kelengkapan fasilitas yang ada telah sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM).
Fasilitas yang ada di Jalan Tol Tebing Tinggi – Dolok Merawan – Sinaksak meliputi 14 Armada, 258 Personil, 107 CCTV dan 5 VMS.
Baca Juga: Cafe Massa Kok Tong, Interiornya Boleh Modern, Teknih Seduh Kopinya Masih dengan Kaus Penyaring khas Pematang Siantar
“Kita telah menyiapkan para petugas pelayanan operasional yang bertugas selama 24 jam ketika berada di ruas tol, dimulai dari Tim Patroli, Rescue, Petugas Derek dan Paramedis.
"Serta tersedia cctv di sepanjang ruas tol Tebing Tinggi – Dolok Merawan - Sinaksak,” terang Dindin.
Dindin juga menyampaikan selama periode tersebut, sosialisasi secara masif telah dilakukan melalui berbagai kanal komunikasi baik media sosial, media luar ruang serta siaran pers perusahaan dengan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat.
Baca Juga: Grup MIND ID Beri Peluang UMK Binaan Perluas Pasar di Berbagai Pameran Tingkat Nasional
Dindin menyatakan bahwa pihaknya berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman pengguna tentang aturan berkendara yang benar di jalan tol.
Selain itu, edukasi mengenai pentingnya saldo yang cukup pada kartu elektronik juga diharapkan dapat mencegah terjadinya antrian di gerbang tol.
Dengan demikian, pengguna akan lebih memahami manfaat keberadaan tol serta informasi terkait tarif yang akan diterapkan di ruas Tol Tebing Tinggi – Dolok Merawan – Sinaksak.