Kabar BUMN - Pasis Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2024 melakukan studi strategis industri pertahanan ke PT DAHANA di Kampus DAHANA, Subang, Jawa Barat, pada Senin, (4/11/2024).
Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM DAHANA Ahyanizzaman menyambut hangat Senat dan Siswa Seskoad di Kampus DAHANA, Subang, Jawa Barat, pada Senin, 4 November 2024.
Setelah menyampaikan selamat datang kepada peserta dan Senat Pasis Seskoad, ia menuturkan, sering terjadi kekeliruan dari tamu-tamu tentang nama Kampus DAHANA yang dianggap sama seperti universitas.
Baca Juga: Perkuat Pemahaman Internalisasi AKHLAK, DAHANA Turut Meriahkan Len Culture Festival 2024
Padahal, nama Kampus berasal dari Kantor Manajemen Pusat alias kantor pusatnya PT DAHANA.
“Namun demikian, filosofi tempat belajar tetap melekat di Kampus Dahana ini. Karena, Kampus DAHANA ini menjadi kiblat bahan peledak Indonesia,” ujar Ahyanizzaman
Hal ini, Ahyanizzaman menambahkan, ditandai dengan begitu banyaknya kunjungan dari pihak eksternal, seperti TNI, Polri, Profesi Pertambangan/Migas hingga mahasiswa untuk belajar langsung tentang bahan berenergi tinggi seperti bahan peledak.
DAHANA memiliki hubungan yang sangat erat dengan TNI, dimulai bahkan dari awal pendirian, di mana DAHANA lahir dari embrio TNI Angkatan Udara melalui Proyek Menang hingga menjadi pabrik dinamit pada tahun 1966.
DAHANA juga memiliki dual use of technology yang berarti bahan peledak produksi DAHANA dapat digunakan di sektor komersial maupun militer.
Beberapa produk DAHANA yang sering digunakan oleh TNI adalah Bomb P Series untuk pesawat Sukhoi. Selain itu, beberapa produk bahan peledak militer lainnya masih dalam tahap penelitian dan pengembangan.
Baca Juga: Bantu Pemerintah Wujudkan Zero Stunting, DAHANA Gelar Penyuluhan di Sekitar Perusahaan
“Kami berharap, ke depan produk-produk lainnya ini dapat segera diserap oleh TNI. Secara historis, kami memiliki hubungan yang sangat erat dengan Kementerian Pertahanan RI,” tambah Ahyanizzaman.
Salah satunya dengan menggarap proyek pendirian pabrik propelan yang sangat strategis untuk mendukung kemandirian industri pertahanan Indonesia.***