rilis-bumn

Alih-alih Bangun Terminal 4 yang Makan Biaya Rp14 Triliun, Erick Thohir Lebih Pilih Renovasi 3 Terminal Soetta

Selasa, 5 November 2024 | 06:00 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (DOK.Humas Kementerian BUMN)

Kabar BUMN - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menekankan pentingnya efisiensi dalam setiap proyek BUMN.

Contohnya, terkait pengembangan terminal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten.

Erick menyampaikan, sempat ada rencana penambahan terminal 4 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Namun, biaya yang dibutuhkan sangat tinggi.

Baca Juga: Tempat-tempat Wisata di Pujon, Malang yang Wajib Dikunjungi Kalau Cuma Punya Waktu Liburan Sehari

"Bandara di Jakarta kemarin sempat diusulkan untuk pembangunan Terminal 4 dengan menelan biaya hampir Rp14 triliun," ujar Erick saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/11/2024).

Erick pun langsung melakukan kajian komprehensif terkait rencana tersebut.

Dan hasil kajian tersebut mengungkapkan bahwa Erick membatalkan rencana pembangunan Terminal 4, karena diperoleh opsi lain yang jauh lebih efisien.

Baca Juga: Bank Mandiri Buka Lowongan Magang untuk Mahasiswa S1 Semua Jurusan, Ada Benefit Sertifikat MAGENTA BUMN

"Setelah kita melakukan review di kepemimpinan kami, ternyata Terminal 4 tidak diperlukan, tetapi hanya memerlukan perbaikan pada terminal 1, 2 dan 3 dengan kebutuhan dana hanya sebesar Rp1 triliun.

"Sehingga kita bisa melihat lonjakan kapasitas bandara yang angkanya hampir mencapai 80-100 juta penumpang, itu efisiensi yang luar biasa," lanjut Erick.

Erick menambahkan, hal ini menjadi salah satu success story di BUMN.

Baca Juga: Aset Bank Mandiri Disiapkan BUMN untuk Kantor Danantara

Menurutnya, BUMN harus mampu bekerja secara efektif dan efisien, serta bijak dalam menggunakan anggaran, baik dari kas perusahaan maupun dari negara.

"Hal ini bentuk komitmen kami dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk pertumbuhan ekonomi," sambung Erick.

Halaman:

Tags

Terkini