rilis-bumn

PLN Siap Dukung Kolaborasi BUMN dan Badan Gizi untuk Akselerasi Swasembada Pangan RI

Kamis, 7 November 2024 | 06:45 WIB
Kementerian BUMN bersama Badan Gizi Nasional saat melakukan pertemuan untuk berkolaborasi mengakselerasi Program Makanan Bergizi Gratis. (Dok. Kementerian BUMN)

"Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat memastikan distribusi pangan bergizi yang merata dan berkelanjutan di seluruh Indonesia," sambung Erick.

Baca Juga: SuperSUN PLN, Layanan Listrik Bersih 24 Jam yang Dukung Kemajuan Masyarakat Kepulauan di Sulawesi Selatan

Erick menyampaikan pembentukan SP membutuhkan dana investasi sekitar Rp 3-5 miliar yang berasal dari APBN, kerja sama dengan BUMN, dukungan instansi seperti TNI, serta kontribusi BUMDes dan pihak swasta.

Dalam operasionalnya, lanjut Erick, SP akan didanai oleh APBN rata-rata Rp 11 miliar dalam setahun, yang mana perbedaan biaya operasional didasari oleh lokasi, biaya pangan, dan logistik masing-masing area.

"SP juga akan membutuhkan ekosistem yang terintegrasi dengan beberapa BUMN khususnya di klaster Pangan seperti Bulog, RNI, dan PTPN," ucap Erick.

Baca Juga: Hati-Hati Penipuan! Tiket Gelegar Musik Prambanan 2024 Hanya Bisa Dibeli Melalui PLN Mobile, Ini Langkah-langkahnya!

Erick menyampaikan bahwa peran aktif BUMN sangat penting dalam menciptakan ekosistem pangan terintegrasi.

"BUMN akan menjadi garda terdepan dalam mendukung program-program strategis nasional.

"Dengan sumber daya dan kemampuan yang kita miliki, saya optimistis kita bisa mencapai target swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Erick.

Baca Juga: Hari Listrik Nasional 2024, PLN EPI Raih 4 Penghargaan sebagai Bukti Komitmen Terhadap Keberlanjutan Energi

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan, PLN mendukung penuh visi dan misi pemerintah ini, salah satunya melalui program yang bertujuan memperkuat penyediaan pangan dan juga peningkatan gizi masyarakat.

“Sejalan dengan prinsip ESG (environmental, social, and governance) yang diterapkan, PLN terus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui program-program berbasis pemberdayaan,” ujar Darmawan.

Salah satu program yang diinisasi PLN untuk mendukung ketahanan pangan adalah Electrifying Agriculture yang baru saja diterapkan di lahan percontohan kawasan Food Estate, di Merauke, Papua Selatan.

Baca Juga: PLN Transformasi Administrasi Aset, Integrasikan Tata Kelola Arsip dan Dokumen Berbasis Digital

Program ini mendukung pengembangan teknologi pertanian berbasis listrik, sehingga mampu meningkatkan produktivitas penyediaan bahan pangan dan juga meningkatkan pendapatan petani.

Halaman:

Tags

Terkini