rilis-bumn

Sinergi ASDP-BUMN, Hadirkan Bazar UMKM "Pesona Timur Indonesia" untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Rabu, 13 November 2024 | 18:00 WIB
Bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bertajuk “Pesona Timur Indonesia" di Marina Plaza Hotel Meruorah Labuan Bajo, NTT, pada 8-10 November 2024. (DOK.ASDP Indonesia)

Program ini pun sejalan dengan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia (Gernas BBI/BBWI).

Baca Juga: Dirut Pertamina Drilling Berikan Kuliah Umum di ITB, Memotivasi Mahasiswa-mahasiswi untuk Gapai Cita-cita

“Kami mengajak masyarakat untuk mencintai produk lokal dan menjelajahi keindahan Indonesia. Dengan kekayaan alam, budaya, dan sejarah yang beragam, produk UMKM kita memiliki potensi besar untuk memajukan perekonomian nasional,” jelasnya.

Shelvy menambahkan, TJSL ASDP terus mengedepankan pemberdayaan UMKM dan pengembangan produk lokal yang bisa dinikmati masyarakat luas.

Dalam bazar di Labuan Bajo, sebanyak 121 UMKM terlibat, dengan 80 UMKM hadir secara langsung dan 41 lainnya secara daring.

Baca Juga: Trotoar di Kawasan Kuningan Ditata Jadi Lebih Aman, Inisiatif SIG dan Pemprov DKI Jakarta untuk Ruang Publik yang Infklusif

Partisipan ini terdiri dari 67 mitra binaan BUMN penyelenggara, 21 mitra binaan Pemerintah Provinsi NTT, 15 mitra binaan Rumah BUMN Labuan Bajo, 17 mitra binaan Bank Indonesia, dan 1 mitra dari Dekranasda.

Acara ini juga didukung dengan workshop pengembangan kapasitas, seperti workshop digital konten promosi, workshop kain tenun, dan workshop pengolahan kopi.

Mengingat kopi sebagai komoditas penting di kawasan Timur Indonesia, peserta UMKM juga diperkenalkan dengan seni Latte Art, memperkaya keterampilan mereka dalam menambah nilai produk kopi lokal.

Baca Juga: Suka Wisata Sejarah? Ini 6 Destinasi Penuh Jejak Perjuangan Bangsa yang Bisa Kamu Kunjungi di Jakarta

Dukungan ASDP dalam pemberdayaan UMKM ini juga merupakan wujud komitmen perusahaan pada Sustainable Development Goals (SDGs).

SDGs tersebut mencakup pengentasan kemiskinan, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, pengurangan kesenjangan, serta kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan.

Hingga November 2024, ASDP telah menyalurkan dana sebesar Rp737,9 juta untuk mendukung pelatihan HAKI, penguatan distribusi produk UMKM, serta penyelenggaraan bazar.

Baca Juga: Suka Wisata Sejarah? Ini 6 Destinasi Penuh Jejak Perjuangan Bangsa yang Bisa Kamu Kunjungi di Jakarta

“Kami percaya, keberlanjutan UMKM berkontribusi pada pembangunan daerah, penciptaan lapangan kerja, dan pengentasan kemiskinan. Diharapkan, minat pada produk lokal akan terus meningkat dan menjadi motor penggerak ekonomi nasional,” tutup Shelvy.***

Halaman:

Tags

Terkini