rilis-bumn

PLN Boyong Lima Kerja Sama di COP29 Azerbaijan, Sinergi Global untuk Transisi Energi di Tanah Air

Senin, 18 November 2024 | 19:30 WIB
Penandatanganan MoU antara PLN dan mitra global dalam kegiatan "Leading the Charge: Strategic Partnership to Catalyze Decarbonization" di Baku, Azerbaijan pada Rabu, (13/11). (Dok. PLN)

Selain dengan UKEF, PLN juga menggandeng KfW, development bank asal Jerman untuk pembiayaan proyek transisi energi di Indonesia serta studi keberlanjutan sosial dan lingkungan.

Kesepakatan ini mencakup pengembangan proyek energi bersih, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Pumped Storage dan transmisi yang menghubungkan ke pembangkit hijau.

Baca Juga: PLN Perbarui Susunan Komisaris dan Direksi di RUPS 2024, Ini Nama-nama Terbarunya!

Dalam kesempatan ini, PLN dan KfW juga menandatangani Grant Agreement untuk pelaksanaan studi Environmental and Social Impact Assessment (ESIA) proyek pembangkit energi bersih di Indonesia.

"Proyek-proyek ini bertujuan untuk menstabilkan pasokan listrik dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, terutama pada saat beban puncak.

"Selain itu, kesepakatan hibah juga ditandatangani untuk mendanai studi dampak lingkungan dan sosial bagi proyek-proyek PLTA ini, memastikan pelaksanaan yang berkelanjutan," ujar Darmawan.

Baca Juga: COP29: PLN Dukung Pertumbuhan Ekonomi Indonesia melalui Swasembada Energi Berkelanjutan

Bukan hanya itu, PLN melalui subholding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) juga melakukan penandatanganan Joint Development Framework Agreement (JDFA) dengan Transportasi Gas Indonesia (TGI) dan mitra asal Singapura, Sembcorp Utilities Pte Ltd untuk pengembangan proyek transportasi hidrogen hijau dari Sumatera ke Singapura.

Proyek ini akan mengeksplorasi pemanfaatan infrastruktur jalur pipa milik TGI dan diharapkan dapat meningkatkan perdagangan energi lintas negara serta kapasitas produksi hidrogen hijau di Indonesia.

"Inisiatif ini menunjukkan peran PLN dalam memajukan ekosistem hidrogen regional yang sejalan dengan komitmen strategis kami untuk mendiversifikasi sumber energi hijau dan mengurangi emisi," tegas Darmawan.

Baca Juga: PLN Bahas Inisiatif dan Strategi Pembiayaan Transisi Energi di COP29 Azerbaijan

Selain itu, dalam kegiatan ini, PLN bersama GEAPP meluncurkan program “Renewable Energy Access for Last Mile".

Program kolaborasi antara PLN dan GEAPP ini berfokus pada peningkatan akses energi terbarukan dan mendorong dedieselisasi untuk pulau-pulau terpencil di Indonesia.

"Kolaborasi ini bertujuan untuk mengatasi tantangan akses energi di wilayah-wilayah yang terisolasi, mendukung komitmen Indonesia dalam memastikan energi yang berkeadilan dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat," ucap Darmawan.

Baca Juga: PLN Siap Dukung Pemerintah Capai 75% Energi Terbarukan pada 2040

Halaman:

Tags

Terkini