Kabar BUMN – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) berhasil meraih penghargaan bergengsi Most Popular CFO Awards 2024 dari The Iconomics.
Penghargaan ini diberikan dalam acara 2nd Anniversary Indonesia Most Popular CFO Awards 2024 yang berlangsung di Royal Kuningan Hotel, Jakarta, pada 21 November.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mencakup perwakilan sektor swasta hingga pemerintah.
Baca Juga: KAI Perpanjang Jam Operasional LRT Jabodebek di Akhir Pekan, Tambah 10 Perjalanan
Penghargaan ini diberikan kepada Direktur Keuangan PGE, Yurizki Rio, sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan inovasi dalam pengelolaan keuangan perusahaan yang berorientasi pada keberlanjutan.
Penghargaan ini menegaskan komitmen PGE dalam menghadirkan transparansi dan tata kelola keuangan yang baik, sekaligus menegaskan posisi perusahaan sebagai pemimpin di industri panas bumi.
Yurizki Rio menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh tim PGE, "Penghargaan ini merupakan wujud apresiasi atas dedikasi dan upaya seluruh tim di PGE dalam menghadirkan pengelolaan keuangan yang transparan, inovatif, dan berorientasi pada keberlanjutan."
Baca Juga: 4 Tempat Makan Ayam Goreng Lokal dan Legendaris di Jakarta, Rasanya Indonesia Banget!
"Sebagai pionir energi terbarukan, kami terus berkomitmen mendukung agenda transisi energi menuju net zero emission melalui tata kelola keuangan yang kokoh dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan," ujar Yurizki Rio.
Sebagai pemimpin di energi panas bumi, PGE terus memperkuat perannya dalam agenda transisi energi nasional.
Terkait hal tersebut, Yurizki Rio menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam mendukung visi menuju masa depan energi yang lebih berkelanjutan.
Yurizki menambahkan, PGE berkomitmen untuk mendukung kedaulatan energi nasional serta agenda transisi energi menuju net zero emission.
Pihaknya akan memaksimalkan kapasitas dan kapabilitas yang dimiliki sebagai pemimpin industri panas bumi melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan pemerintah, sektor swasta, dan komunitas global.