rilis-bumn

Produk UMKM Binaan Pertamina Laris Manis di Belanda, Catat Transaksi Lebih dari 4,5 Miliar di DMI 2024 Tourism & Trade Expo

Sabtu, 30 November 2024 | 16:30 WIB
UMKM binaan Pertamina menandatangani kerja sama di gelaran DMI 2024 Tourism & Trade Expo, Belanda. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – Produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaan Pertamina laris manis di ajang Discovering The Magnificence of Indonesia (DMI) 2024 Tourism & Trade Expo yang digelar di Belanda.

Pada hari kedua pameran, UMKM binaan Pertamina sukses membukukan transaksi sebesar 270 ribu Euro atau lebih dari Rp4,5 miliar.

Produk yang paling banyak diminati dalam gelaran pariwisata dan perdagangan Indonesia ini adalah dari UMKM Bunga Palm Purbalingga dan UMKM Bali Honey Denpasar.

Baca Juga: Hijaukan Ulubelu, Pertamina NRE Tanam Pohon di Hari Menanam Pohon Indonesia

Sejumlah penandatanganan Komitmen Kerja Sama Pembelian dari UMKM tersebut juga dilakukan. 

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menyampaikan apresiasinya terhadap keberhasilan UMKM binaan.

“Ini merupakan bukti nyata bahwa UMKM Indonesia mampu bersaing di kancah global.

Baca Juga: Pertamina Bawa Pariwisata dan UMKM Binaan Unggulan ke Belanda di Ajang DMI 2024 Tourism & Trade Expo

“Dengan memanfaatkan momen seperti DMI 2024, kami berharap produk lokal semakin dikenal dan diminati pasar internasional,” ungkapnya.

Event yang berlangsung di Jaarbeurs, Utrecht – Belanda ini menjadi ajang strategis untuk mempromosikan potensi pariwisata dan memperkenalkan produk-produk unggulan Indonesia kepada pasar internasional.

UMKM binaan Pertamina hadir dengan berbagai produk inovatif, mulai dari makanan olahan, kerajinan tangan, komoditi, fashion, hingga produk kecantikan berbahan lokal yang ramah lingkungan.

Baca Juga: Pertamina Hulu Rokan Kembali Buka Program Magang Kerja Selama 6 Bulan, Pendaftaran Terakhir 8 Desember 2024

Antusiasme masyarakat Belanda terhadap produk UMKM asal Indonesia terlihat dari tingginya jumlah transaksi dan minat pembeli, terutama pada produk yang mengedepankan nilai budaya dan keberlanjutan.

Produk komoditi seperti gula, madu, hingga produk makanan, craft, dan tenun menjadi primadona.

Halaman:

Tags

Terkini