Selain itu, cabang Teluk Bayur juga menunjukkan pencapaian luar biasa dengan T/S/D untuk kargo curah cair mencapai 6.382,56 T/S/D, jauh melampaui target RKAP 5.398,73 T/S/D.
Baca Juga: Satu Dekade PTP Nonpetikemas, Membangun Negeri dengan Terus Bertransformasi
Teluk Bayur kini menjadi pelabuhan dengan penanganan CPO terbesar di Indonesia.
PTP Nonpetikemas Cabang Panjang mencatat performa positif dengan mencapai target T/S/D, yaitu 115% pada kategori bag kargo, 140% pada kategori curah cair, dan 104% pada kategori curah kering dari RKAP Triwulan III tahun 2024.
Pencapaian ini memperkuat posisi PTP Nonpetikemas sebagai andalan di sektor logistik Indonesia.
Baca Juga: Dekade Pertama PTP Nonpetikemas: Donor Darah Berhasil Himpun 200 Kantong Darah!
PTP Nonpetikemas menawarkan berbagai layanan unggulan, seperti stevedoring (membongkar atau memuat barang dari kapal), cargodoring (memindahkan barang antar dermaga dan gudang), gudang penumpukan, receiving/delivery, serta layanan pengangkutan dan shorebase.
Selama 10 tahun beroperasional, PTP Nonpetikemas telah berperan penting dalam perekonomian nasional melalui sektor logistik dan pelabuhan dengan terus bertransformasi dan mencari peluang pasar baru.
Kontribusi perusahaan dalam sistem logistik nasional ini berhasil menghantarkan PTP Nonpetikemas meraih penghargaan di ajang Bisnis Indonesia Logistics Awards (BILA) 2024 untuk kategori Anak Usaha BUMN di Bidang Pelabuhan Umum.
Penilaian mencakup inovasi, efisiensi, dan kontribusi terhadap keberlanjutan.
Selain itu juga didapat penghargaan SNI Award dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) pada akhir November lalu.
Senior Manager Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami, menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata dari komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dalam menghadirkan solusi logistik yang efisien dan berkelanjutan.
“PTP Nonpetikemas berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan sektor logistik dan pelabuhan.