Implementasikan Pelabuhan Ramah Lingkungan, PTP Nonpetikemas Teluk Bayur Terus Tingkatkan Efisiensi serta Produktivitas

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 18 November 2024 | 16:00 WIB
Pelabuhan Teluk Bayur sebagai pelabuhan kedua di Indonesia dlm penanganan CPO setelah Dumai. (Dok. PTP Nonpetikemas)
Pelabuhan Teluk Bayur sebagai pelabuhan kedua di Indonesia dlm penanganan CPO setelah Dumai. (Dok. PTP Nonpetikemas)

Kabar BUMN – Sebagai Pelabuhan strategis di Sumatera Barat, PT Pelabuhan Tanjung Priok atau PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur memperkuat perannya dalam mendukung aktivitas logistik nasional.

PTP Cabang Teluk Bayur terus berinovasi untuk menjadi pelabuhan hijau (green port) dengan mengusung visi keberlanjutan dan efisiensi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, PTP Cabang Teluk Bayur terus meningkatkan kualitas layanan, produktivitas, dan kinerja.

Baca Juga: Tingkatkan Keselamatan Kerja di Pelabuhan, PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu Gelar HSSE Forum dan Sepakati Komitmen Bersama Stakeholder Pelabuhan

Dengan menerapkan standar ISO 14001 dan ESG (Environment, Social & Governance), PTP Nonpetikemas terus menciptakan lingkungan operasi yang aman serta berkelanjutan.

Beberapa langkah konkret dilakukan seperti pengembangan infrastruktur ramah lingkungan melalui penggunaan energi terbarukan dan peningkatan sistem pengelolaan limbah, efisiensi energi dengan elektrifikasi operasional seperti crane dan kendaraan listrik.

Selain itu juga pengelolaan emisi dan polusi dilakukan dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan mitra bisnis.

Baca Juga: Satu Dekade PTP Nonpetikemas, Membangun Negeri dengan Terus Bertransformasi

Branch Manager PTP Cabang Teluk Bayur, Fauzi, mengatakan dalam upaya green port, Pelabuhan Teluk Bayur telah mengadopsi teknologi ramah lingkungan yang salah satunya adalah sistem elektrifikasi alat-alat operasional.

Pelabuhan Teluk Bayur, juga telah menggunakan oil boom dalam setiap kegiatan bongkar muat curah cair untuk meminimalkan risiko kebocoran sehingga mencegah pencemaran dan kerusakan lingkungan.

Hal ini tentunya mampu meningkatkan rasa aman dan kepercayaan pengguna jasa.

Baca Juga: Dekade Pertama PTP Nonpetikemas: Donor Darah Berhasil Himpun 200 Kantong Darah!

Fauzi, menegaskan komitmennya dalam mendukung implementasi green port.

“Salah satu wujud komitmen kami dalam implementasi green port dengan elektrifikasi alat bongkar muat seperti Gantry Jib Crane sehingga dapat menekan biaya operasional konsumsi BBM hingga 25% dan mengurangi tingkat kebisingan serta polusi udara,” terang Fauzi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini