"Hal ini akan menjadi wawasan berharga bagi kami untuk mengembangkan industri LNG di Tanzania,” ujar Dr. Mataragio.
Baca Juga: Apresiasi Kinerja Gemilang PTPN IV Regional III, Direktur PalmCo Beri Sanjungan
GNT Tanzania merupakan tim negosiasi yang dibentuk pemerintah untuk menangani proyek strategis nasional, terutama di sektor energi.
Dengan cadangan gas bumi yang signifikan sejak 2010, Tanzania melihat peluang besar untuk mengembangkan sektor LNG sebagai motor ekonomi baru.
Berbagai upaya dilakukan, termasuk berbagi pengalaman dengan negara-negara seperti Indonesia.
Baca Juga: Liburan Akhir Tahun: InJourney Hadirkan Pengalaman Berkesan di Borobudur, Prambanan, dan TMII
Vice President Production Badak LNG, Feri Sulistyo Nugroho, menegaskan komitmen perusahaan untuk berbagi pengalaman dengan pihak internasional.
“Sebagai salah satu kilang LNG terbesar dengan pengalaman puluhan tahun, kami berkomitmen untuk menjadi pusat pembelajaran dalam industri LNG global."
"Termasuk bagi sahabat kami di Tanzania,” ujarnya.
Baca Juga: Tanggal Berapa Hari Ibu 2024? Berikut Sejarah dan Tema untuk Tahun Ini
Kerja sama energi antara kedua negara telah dimulai sebelumnya melalui PT Pertamina Internasional EP (PIEP), saat delegasi Tanzania Petroleum Development Corporation (TPDC) berkunjung pada Januari 2024.
Harapannya, pendalaman kerja sama ini dapat membuka peluang bisnis yang menguntungkan dan mendukung pengembangan sektor energi bagi kedua negara.***