Kabar BUMN – PT PLN (Persero) kembali mencatatkan prestasi dengan menerima penghargaan kategori Sapphire dalam ajang Integritas Bisnis Lestari 2024.
Penghargaan bergengsi ini diselenggarakan oleh Transparency International Indonesia (TTI) bekerja sama dengan Tempo Data Science.
Hal ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi PLN dalam menjalankan operasional bisnis yang berkelanjutan.
Baca Juga: Liburan Nataru di Luar Negeri untuk Pertama Kalinya, Ini Tipsnya agar Akhir Tahunmu Makin Berwarna
Pada kesempatan ini, Ferry Irawan, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN, menyampaikan bahwa pemerintah terus mendukung pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) melalui proyek strategis nasional.
Salah satu proyek unggulan PLN adalah PLTS Terapung Cirata berkapasitas 192 MWp, yang menjadi pembangkit listrik terbesar di Asia Tenggara, hasil kolaborasi PLN dengan Masdar, perusahaan energi asal Uni Emirat Arab.
“Kita akan mentransisikan penggunaan bahan bakar fosil menjadi energi yang lebih ramah lingkungan. PLTS Terapung Cirata adalah salah satu buktinya,” ujarnya.
Baca Juga: PGE Dorong Tata Kelola Berkelanjutan di Indonesia Knowledge Management Summit 2024
Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia, Danang Widoyoko, menjelaskan bahwa penilaian penghargaan ini menggunakan metodologi standar global untuk memacu perbaikan berkelanjutan di sektor bisnis.
“Kami ingin mendorong lebih banyak perusahaan untuk mengadopsi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) demi meningkatkan keberlanjutan di Indonesia,” ungkapnya.
Philipus Parera, Direktur Tempo Data Science, menambahkan bahwa indeks lestari dirancang untuk membantu perusahaan memperbaiki tata kelola sekaligus mendorong perlindungan lingkungan.
Baca Juga: PT INTI (Persero) Raih Predikat Informatif Empat Tahun Berturut-turut
Menurutnya, ESG yang kuat akan menciptakan dampak positif secara luas.
"Kalau ESG-nya bagus, pasti bisnis, lingkungan, masyarakat, bahkan Indonesia akan lestari," kata Philipus.