"Kita sedang berhitung apakah waktu tempuh bisa dipersingkat menjadi 40 menit atau bahkan 35 menit.
Konektivitas antara bandara dan pusat kota harus benar-benar terintegrasi agar layanan ini menjadi pilihan utama masyarakat," ucap Erick.
Erick optimistis rencana ini dapat terealisasi dalam waktu enam bulan ke depan.
Erick menilai hal ini bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas transportasi publik yang mendukung efisiensi dan kenyamanan penumpang.
Baca Juga: Erick dan Maruarar Bersinergi: BUMN Mendukung Pembangunan Rumah untuk Rakyat
"Saya rasa enam bulan cukup untuk merealisasikan rencana ini.
"Nanti, enam bulan lagi akan kita evaluasi dan tagih progresnya," kata Erick.***