Erick Thohir Tegaskan Komitmen BUMN Dukung Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 21 November 2024 | 06:30 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir saat melakukan pertemuan dengan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Abdul Kadir Karding di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (20/11). (DOK.Humas Kementerian BUMN)
Menteri BUMN Erick Thohir saat melakukan pertemuan dengan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Abdul Kadir Karding di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (20/11). (DOK.Humas Kementerian BUMN)

Kabar BUMN – Menteri BUMN Erick Thohir mengadakan pertemuan dengan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Abdul Kadir Karding di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (20/11).

Erick Thohir, usai pertemuan tersebut, menyatakan dukungan penuh BUMN terhadap ekosistem perlindungan pekerja migran Indonesia.

"Kami mendukung ekosistem PPMI, baik untuk fasilitas keberangkatan maupun kedatangan di bandara," ujarnya.

Baca Juga: Nikmati Suasana Pantai dan Kuliner Lezat di Kampung Turis Pangandaran, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

Erick menekankan, pentingnya peran BUMN dalam memastikan fasilitas keberangkatan dan kedatangan pekerja migran di bandara serta program-program pelindungan lainnya.

Dirinya juga mendukung penuh sejumlah inisiatif Menteri PPMI.

Antara lain peningkatan kualitas lounge khusus pekerja migran Indonesia (PMI), pelindungan kesehatan di luar negeri, hingga dukungan kredit usaha rakyat (KUR) bagi PMI.

Baca Juga: Kuartal III 2024, Kinerja Keuangan Grup MIND ID Melebihi Capaian Tahun Lalu

"Pekerja migran ini adalah sebuah program besar Presiden Prabowo.

"Program ini memastikan perlindungan menyeluruh serta menjadi solusi pembukaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia, tentunya dengan kualitas lebih tinggi dari sebelumnya," ucap Erick.

Erick juga menyoroti perlunya perlindungan bagi pekerja migran dari pihak-pihak yang seringkali memanfaatkan situasi untuk merugikan mereka, seperti lintah darat atau oknum tidak bertanggung jawab.

Baca Juga: Garuda Indonesia Group dan Alunjiva Indonesia Hadirkan Pelatihan Kewirausahaan untuk Perempuan Penyandang Disabilitas

Menurut Erick, akses pekerjaan di luar negeri harus menjadi peluang yang membawa kesejahteraan bagi keluarga pekerja migran, bukan malah membebani mereka dengan masalah ekonomi.

"Kami mendukung bagaimana pekerja migran ini dapat terlindungi dari lintah darat ataupun oknum-oknum lain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini