Nantinya, kata dia, jalan tersebut akan mendukung konektivitas di IKN.
Baca Juga: Sarinah Jadi Magnet Malam Tahun Baru, Lebih dari 100.000 Pengunjung Tumpah Ruah di Pusat Jakarta
“Jalan Tol IKN Segmen Simpang Tempadung-Pulau Balang bermanfaat sebagai akses untuk mempercepat perjalanan dari Balikpapan menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
"Jalan ini juga menghubungkan Kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara,” jelas Ermy.
Ia menambahkan, jalan tol itu pun dapat mempersingkat waktu tempuh perjalanan antara IKN dan Balikpapan.
Baca Juga: Manado Punya Theme Park yang Cocok untuk Liburan Keluarga, Ini Daftarnya!
Maka memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat pengiriman logistik.
“Melalui Jalan Tol IKN Simpang Tempadung-Pulau Balang, dari Balikpapan ke kawasan IKN hanya butuh waktu satu jam. Sebelumnya bisa mencapai tiga jam,” jelas Ermy.
Dalam proses pembangunannya, sambung dia, Waskita melakukan sejumlah inovasi, agar pekerjaan menjadi lebih efisien.
Baca Juga: Diskon PLN Berlaku Sepanjang Bulan Januari, Masyarakat Tidak Perlu Buru-buru Beli Token Listrik
Di antaranya mengembangkan Sistem Penakar Hujan Otomatis, sehingga curah hujan bisa diukur dengan mempertimbangkan berbagai faktor keselamatan.
Tim proyek turut mengoptimalisasi pengambilan data fotogrametri dengan drone Post Processing
Kinematic (PPK) DJI Mavic 3E.
PPK merupakan metode pengamatan dalam Global Navigation Satelite System (GNSS) base station, yang memungkinkan titik dan alatnya bergerak sesuai dengan area pengukuran.
Baca Juga: Erick Thohir Jajal Kereta Bandara, Dorong Persingkat Waktu Tempuh
“PPK tidak memerlukan koneksi radio real time ke pesawat dari base station. Dengan begitu penyimpanan data lebih cepat dan mudah,” jelas dia.