rilis-bumn

PEP Donggi Matindok Field Mulai Eksplorasi Offshore, Dorong Cadangan Energi Baru

Minggu, 5 Januari 2025 | 14:30 WIB
Kapal Etzomer 1601 menarik Jack Up Rig Sinoocean Peace dari Lokasi PGN SAKA-RGL 3, Gresik menuju wilayah pesisir Morowali Utara, lokasi pengeboran sumur lepas pantai WBG-001 PEP Donggi Matindok Field. (DOK.Pertamina EP Donggi Matindok Field)

Kabar BUMN – Pertamina EP Donggi Matindok Field, Zona 13 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, terus memperkuat langkah dalam menemukan cadangan minyak dan gas bumi baru.

Upaya ini diwujudkan melalui tajak sumur eksplorasi West Beluga (WBG)-001.

Pemboran dimulai pada 26 Desember 2024 di dua wilayah strategis, yakni Kecamatan Mamosalato dan Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Lowongan Magang BUMN di Telkom Indonesia: Yuk, Jadi Content Creator di Banda Aceh!

Proyek eksplorasi ini ditargetkan selesai pada akhir Maret 2025.

Hingga 2 Januari 2025, proses pengeboran WBG-001 telah mencapai kedalaman 459 meter measured depth (mMD) dari target kedalaman akhir 2541 mMD atau 2500 meter subsea true vertical depth (mSSTVD).

Upaya tersebut merupakan bagian dari Drilling Campaign Regional Indonesia Timur yang dilaksanakan di wilayah Sulawesi Tengah dan Papua sepanjang 2024-2025.

Baca Juga: KAI Resmikan Wajah Baru Stasiun Banyuwangi Kota, Jadi Ikon Baru Banyuwangi

Sebelumnya eksplorasi di Sulawesi Tengah dilakukan di lima titik sumur yakni East Wolai (EWO)-001, West Wolai (WWO)-001, Julang Emas (JLE) dan Yaki Emas di Kabupaten Banggai, serta Tedong (TDG)-001 di Kabupaten Morowali Utara.

“Menutup tahun 2024, kami kembali melaksanakan pengeboran kali ini di West Beluga (WBG)-001 sebagai komitmen untuk menjaga keberlanjutan operasi dan produksi minyak dan gas bumi.

"Ini merupakan sumur eksplorasi lepas pantai (offshore) pertama PEP Donggi Matindok Field yang berarti juga tantangan baru bagi kami,” ujar Direktur Regional Indonesia Timur Muhamad Arifin.

Baca Juga: Tiket Proliga 2025 Pekan Pertama Telah Tersedia di PLN Mobile, Simak Cara Pembeliannya!

Vice President Eksplorasi Regional Indonesia Timur Dedi Yusmen menambahkan sumur ini merupakan pembuka rangkaian pemboran sumur eksplorasi offshore Sulawesi lainnya yang akan mendukung pembuktian tambahan cadangan minyak dan gas.

“Wilayah Regional Indonesia Timur merupakan masa depan cadangan migas Indonesia karena di wilayah ini banyak potensi yang belum tergarap, khususnya wilayah lepas pantai.

Halaman:

Tags

Terkini