Baca Juga: Dirut Bank Mandiri: Indonesia Berperan Vital dalam Perubahan Iklim Global
Selain peserta, para juri juga mengungkapkan apresiasinya terhadap kualitas bisnis dan inovasi yang ditampilkan dalam kompetisi tahun ini.
Alamanda Shantika mengaku kagum dengan tingkat kreativitas dan profesionalisme yang ditunjukkan oleh para finalis.
“Para finalis menghadirkan solusi bisnis yang nyata dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
"Saya percaya mereka memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif di industri masing-masing,” tutur Alamanda.
Perluasan dan Dukungan Ekosistem Wirausaha
Lebih lanjut, melalui WMM, Bank Mandiri telah membuktikan komitmennya dalam memperluas dan mendukung ekosistem wirausaha.
Baca Juga: Untuk Kali Pertama di Indonesia, Bank Mandiri Biayai 1.012 Rumah Subsidi Berkonsep Green House
Selama lebih dari satu dekade, WMM tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah kolaborasi dan pengembangan usaha yang inklusif.
Alumni WMM seperti Coffee Toffee, yang sukses mengembangkan jaringan kedai kopi modern dengan cita rasa lokal, serta Waste4Change, sebuah perusahaan pengelolaan limbah berbasis teknologi dan keberlanjutan, menjadi bukti nyata dampak positif dari dukungan Bank Mandiri terhadap UMKM.
Tak ketinggalan, Bell Living Lab juga berhasil mencuri perhatian dengan inovasi produk rumah tangga berbasis eco-living yang kini diminati pasar internasional dan ratusan alumni WMM lainnya.
Baca Juga: Untuk Kali Pertama di Indonesia, Bank Mandiri Biayai 1.012 Rumah Subsidi Berkonsep Green House
Darmawan menjelaskan, melalui WMM, Bank Mandiri tidak hanya memberikan akses finansial, tetapi juga menghadirkan ekosistem pengembangan usaha yang holistik.
WMM dirancang sebagai wadah pengembangan UKM yang mencakup berbagai aspek penting seperti mentoring eksklusif oleh pakar industri, pendampingan bisnis secara intensif, hingga program pelatihan yang fokus pada penguatan kemampuan manajerial, pemasaran digital, dan pengelolaan keuangan.