rilis-bumn

Hutama Karya Wujudkan Asta Cita dengan Tangani Stunting dan Kemiskinan di Desa Sekitar JTTS

Senin, 20 Januari 2025 | 19:00 WIB
Melalui program pengentasan stunting dan kemiskinan, Hutama Karya berkomitmen untuk mendukung misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto demi masa depan Indonesia yang lebih baik. (DOK.Hutama Karya)

Kabar BUMN – PT Hutama Karya (Persero) meluncurkan Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting di Desa Banyumas, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, Senin (20/01).

Program ini hadir tak lain untuk mendukung misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses makanan bergizi guna menekan angka stunting dan menciptakan generasi Indonesia yang berkualitas.

Pj Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, menyebut program Quick Wins yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto telah diterjemahkan di tengah masyarakat dan dilakukan uji coba oleh semua komponen.

Baca Juga: Tidak Perlu Ikut Tur, Ini Cara Traveling Secara Mandiri ke Sumba, Salah Satu Destinasi Asia Terbaik 2025 Versi Time Out

“Tujuannya adalah agar kita semua dapat memastikan peran masing-masing dalam mendukung kesuksesan acara ini,” ungkapnya.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 150 peserta, termasuk ibu hamil, remaja putri, dan balita, serta melibatkan berbagai pihak.

Mulai dari jajaran Pemkab Langkat, Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU), Puskesmas Stabat, dan mitra Saving Next Gen Indonesia (SNGI).

Baca Juga: Capaian 100 Hari Kerja: Kementerian BUMN Perkuat Sinergi dengan 16 Kementerian dan 6 Badan untuk Asta Cita Prabowo-Gibran

Branch Manager Tol Binjai–Langsa, Medya Gustian juga hadir dalam acara ini.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim menyebutkan program ini menjadi langkah konkret Hutama Karya dalam menghadapi dua tantangan besar sosial yang dihadapi bangsa, yaitu kemiskinan ekstrem dan stunting.

“Melalui program ini, kami tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang dalam mencegah stunting.

Baca Juga: Berkat Gerobak Serbaguna PHE OSES, Pulau Kelapa Kini Bebas dari Tumpukan Sampah

"Kami berharap inisiatif ini dapat memberikan dampak signifikan pada kualitas hidup dan masa depan sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat Desa Banyumas,” ungkap Adjib.

Lebih lanjut, Adjib menjelaskan pemilihan Desa Banyumas sebagai penerima bantuan tersebut karena karena posisinya strategis dekat sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dikelola oleh Hutama Karya di wilayah Sumatra Utara, serta komitmen masyarakatnya untuk mendukung program pemberdayaan.

Halaman:

Tags

Terkini