Kabar BUMN – Pertamina mendapat dukungan penuh dari Menteri BUMN terkait rencana pengembangan bisnis dengan strategi pertumbuhan ganda (Dual Growth Strategy).
Strategi yang tertuang dalam Rencana Panjang Perusahaan hingga tahun 2029 ini sejalan dengan misi mewujudkan kemandirian bangsa melalui swasembada energi.
Misi tersebut merupakan salah satu dari program Asta Cita Pemerintahan Prabowo – Gibran.
Baca Juga: Sapu Bersih! Jakarta Pertamina Enduro Raih Kemenangan Beruntun Proliga 2025 di Malang
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menyampaikan, Kementerian BUMN selaku pemegang saham Pertamina senantiasa memberikan dukungan terhadap berbagai upaya bisnis Pertamina untuk menyediakan energi yang dibutuhkan oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Hal ini dapat dicapai dengan menjalankan strategi pertumbuhan ganda yakni memaksimalkan bisnis warisan minyak dan gas bumi serta membangun bisnis baru dalam pengembangan energi baru terbarukan yang rendah karbon.
“Strategi dan rencana bisnis Perseroan untuk mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional didukung Kementerian BUMN.
Baca Juga: Tutup Tahun dengan Kinerja Gemilang, Pertamina Drilling Cetak Berbagai Pencapaian di Penghujung 2024
"Untuk itu, Pertamina mendorong seluruh anak usahanya mengejar target bisnis dan operasional secara efektif dan efisien,”ujar Fadjar.
Menurut Fadjar, strategi pertumbuhan ganda dilakukan dengan optimalisasi produksi hulu minyak dan gas bumi dimana saat ini Pertamina telah mencatatkan produksi migas sebesar 1,05 juta BOEPD (barel setara minyak per hari) dengan rincian produksi minyak sebesar 556 ribu BOPD (barel minyak per hari) dan produksi gas 2, 86 miliar SCFD (standar kaki kubik per hari).
Pertamina juga terus melanjutkan peningkatan (upgrading) kilang dan pembangunan kilang baru.
Baca Juga: Raih Rating ESG BBB, Pertamina Patra Niaga Tegaskan Komitmen terhadap Keberlanjutan
Salah satu proyek tersebut yakni proyek pembangunan kilang Balikpapan yang progresnya telah mencapai 92%.
“Optimalisasi kilang yang dijalankan Pertamina telah mengantarkan Indonesia mandiri Avtur dan Solar,”imbuh Fadjar.