Sebagai contoh, PT KAI telah melakukan penyesuaian kapasitas penumpang di gerbong kelas ekonomi, dari yang sebelumnya 100 kursi per gerbong menjadi 72 kursi, guna meningkatkan kenyamanan perjalanan.
Baca Juga: 5 Aplikasi Wajib untuk Memperlancar dan Membuat Road Trip Menyenangkan, Jangan Lupa Diunduh
Sementara itu, PT Pelni telah menyiapkan infrastruktur keselamatan kapal seperti pelampung dan sistem pengawasan yang didukung oleh teknologi Telkomsel, demi menjaga konektivitas selama pelayaran di wilayah perairan.
Upaya lain yang dilakukan untuk kelancaran mudik adalah optimalisasi fasilitas di pelabuhan dan peningkatan sinergi dengan instansi terkait.
Erick mengungkapkan bahwa PT ASDP dan PT Pelindo terus meningkatkan fasilitas penyeberangan untuk memastikan arus mudik berjalan lancar.
Baca Juga: Desain Shio Ular, Kartu Mandiri e-Money Chinese New Year 2025 Hanya Rp50 Ribu
Erick juga menambahkan bahwa BUMN dan Kementerian BUMN bersinergi dengan Kementerian Perhubungan dalam memastikan kesiapan moda transportasi selama musim mudik berlangsung.
"Kami kemarin juga sudah berdiskusi dengan Menteri Perhubungan mengenai berbagai langkah antisipasi. Semua dilakukan agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat mudik," ujar Erick.
Dengan berbagai langkah strategis ini, diharapkan mudik Lebaran 2025 dapat berlangsung dengan lancar dan memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat.***