"Kami sangat kesulitan mendapatkan air bersih untuk aktivitas sehari-hari dikarenakan sumber air bersih yang cenderung kering."
Baca Juga: Agar Lebih Menguntungkan, PT Garam Mendorong Revisi PP Guna Mempercepat Swasembada Garam Nasional
"Dengan adanya fasilitas ini, harapannya dapat memenuhi kebutuhan air bersih ibadah musholla dan masyarakat sekitar,” ujar Isman.
Hingga kini, program pembangunan fasilitas SAB dari Telkom telah memberikan manfaat kepada lebih dari 80.000 penerima di berbagai daerah.
Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas dan berkelanjutan.
Baca Juga: Pesan Tiket Mudik Kereta Api 2025 dari Sekarang, Cek Jadwalnya!
Dengan akses air bersih yang lebih baik, masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat dari segi kesehatan, tetapi juga peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.
Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menegaskan pentingnya investasi dalam infrastruktur air bersih.
“Pembangunan Sarana Air Bersih ini merupakan upaya yang dilakukan oleh Telkom Indonesia untuk mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik."
Baca Juga: 5 Kuliner yang Direkomendasikan di Pasar Gede Hardjonagoro, Solo
"Akses air bersih yang lebih baik membawa dampak positif bagi kesehatan, pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan sosial."
"Oleh karena itu, investasi dalam infrastruktur air bersih harus menjadi prioritas dalam pembangunan berkelanjutan."
"Hal ini juga selaras dengan target Telkom dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals poin ke-6, yaitu menjamin ketersediaan dan pengelolaan air bersih bagi masyarakat Indonesia,” jelasnya.
Baca Juga: Siap Tangani Risiko! Kampung Seni Borobudur Adakan Pelatihan Keselamatan Kerja
Program ini merupakan bagian dari komitmen Telkom dalam Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yang bertujuan untuk memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan operasional perusahaan.