rilis-bumn

MSD dan Bio Farma Jalin Kemitraan Strategis untuk Produksi Vaksin PCV15 di Indonesia

Kamis, 13 Februari 2025 | 16:30 WIB
MSD dan Bio Farma menandatangani perjanjian transfer teknologi untuk produksi vaksin PCV15 di Indonesia guna memperkuat ketahanan kesehatan nasional. (Dok. Bio Farma)

Baca Juga: Bisnis BSI Melejit Sepanjang 2024, Cicil Emas Jadi Favorit Gen Z dan Milenial!

Dengan beban penyakit pneumokokus yang signifikan di Indonesia, produksi lokal PCV15 menjadi langkah strategis dalam meningkatkan akses layanan kesehatan.

Vaksin ini melindungi dari 15 serotipe S. pneumoniae, termasuk serotipe penyebab penyakit kritis.

Selain itu, perjanjian ini juga mendukung strategi hilirisasi industri farmasi dalam negeri.

Baca Juga: Hadirkan Mobile Crane 150 Ton, Pelindo Siap Optimalkan Layanan Bongkar Muat di Pelabuhan Sibolga

“Kemitraan ini menandai pencapaian penting dalam upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi vaksin dunia,” ujar Aminuddin Ma’ruf, Wakil Menteri BUMN Republik Indonesia.

Kerja sama ini melanjutkan keberhasilan transfer teknologi antara MSD dan Bio Farma dalam produksi lokal vaksin HPV 4-valent, NUSAGARD®, yang diluncurkan pada Agustus 2023.

Pengalaman ini menjadi fondasi kuat dalam alih teknologi PCV15, meningkatkan kapasitas Bio Farma dalam memproduksi vaksin berkualitas tinggi di dalam negeri.

Baca Juga: Cegah Abrasi, PT Timah Siapkan Perlindungan untuk Pantai Pongkar

Shadiq Akasya, Direktur Utama Bio Farma, menambahkan, “Perjanjian kemitraan hari ini tidak hanya meningkatkan kapabilitas produksi vaksin di Indonesia."

"Tetapi juga mencerminkan komitmen kami dalam mendukung Asta Cita Indonesia dan memberikan kontribusi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia, melalui kemampuan memproduksi vaksin inovatif secara lokal.”

***

Halaman:

Tags

Terkini