Hal serupa juga dialami Sardi, pemilik tambak udang vaname di Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar.
Sebelumnya, ia sempat mengalami gagal panen akibat tegangan listrik yang tidak stabil. Kini, dengan keandalan listrik PLN, operasional tambaknya berjalan lebih lancar.
"Hadirnya listrik yang andal dari PLN dapat mengoptimalkan semua peralatan yang ada, seperti kincir dan penerangan yang dinyalakan malam hari untuk menjaga kualitas udang."
"Saat ini layanan PLN semakin baik, begitu ada kendala langsung direspon secara cepat," kata Sardi.
Secara teknis, perbaikan layanan PLN tercermin dalam penurunan System Average Interruption Duration Index (SAIDI) sebesar 5,29%.
Indeks ini menunjukkan bahwa durasi gangguan listrik per pelanggan dalam setahun turun dari 338,13 menit pada 2023 menjadi 320,24 menit pada 2024.
Baca Juga: Tips Memilih Transportasi Mudik yang Tepat Bagi Orang Tua dengan Balita
Selain itu, System Average Interruption Frequency Index (SAIFI) juga mengalami penurunan sebesar 24,32%, yang berarti rata-rata gangguan listrik turun dari 4,27 kali menjadi 3,23 kali per pelanggan per tahun.
“Dengan capaian ini, PLN optimistis dapat terus mempertahankan tren positif dalam keandalan listrik, mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Darmawan.***