“Sudah saatnya Perempuan Indonesia maju melalui kolaborasi dalam berbagai sektor dan terbuka dalam berbagi peluang bersama pihak manapun," ucap Fikha Lutfi, Ketua Srikandi BUMN.
Melalui Srikandi BUMN, ia menambahkan bahwa implementasi kepemimpinan perempuan dalam perusahaan dapat menjadi role model bagi perempuan Indonesia.
Dengan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, kolaboratif, serta terbuka terhadap berbagai kerja sama, perusahaan dapat mengadopsi praktik positif yang mengedepankan kepentingan bersama.
Baca Juga: Komisi XII DPR RI Kunjungi Pertamina Hulu Sanga Sanga, Bahas Operasi dan Dukungan Industri Migas
“Kemitraan dengan Srikandi BUMN menandakan langkah penting menuju lanskap bisnis yang lebih inklusif dan setara di Indonesia," ucap Ulziisuren Jamsran, Perwakilan UN Women untuk Indonesia dan Liaison ASEAN.
Ia menjelaskan, dengan memfasilitasi sektor bisnis untuk memberdayakan perempuan dan mendorong kesetaraan gender, akan membuka potensi yang luas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
"Bersama, kami berkomitmen untuk membangun kepemimpinan, mendorong inovasi, dan menciptakan kesempatan bagi perempuan di BUMN,” ujarnya.
Baca Juga: Jelang Lebaran 2025! KAI Services Buka Loker Pramugara dan Pramugari untuk Daily Worker
Sejak 2021, UN Women dan Srikandi BUMN telah bekerja sama untuk mempromosikan kepemimpinan dan pemberdayaan perempuan di BUMN melalui WEPs.
Diinisiasi oleh UN Women dan UN Global Compact, WEPs memberikan panduan bagi perusahaan untuk mendorong kesetaraan gender di tempat kerja, tempat usaha, dan komunitas.
Hingga saat ini, 14 BUMN telah menandatangani WEPs, menunjukkan komitmen kuat untuk mendorong kesetaraan.
Baca Juga: Tidak Pernah Sepi Pengunjung, Ini Tempat Wisata di Guci, Tegal, Tidak Melulu Pemandian Air Panas
BUMN Penandatangan WEPS muncul sebagai pemenang di 2024 WEPs Awards, dengan inisiatif dan komitmen kepemimpinan yang kuat.
WEPs Awards mengapresiasi praktik baik dan inisiatif perusahaan untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender.
Kerja sama ini didukung oleh inisiatif baru UN Women, ‘Gender Action Lab (GAL): Innovation and Impact for Gender Equality in Asia-Pacific’ yang didukung oleh Australian Government Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT).