rilis-bumn

MoU KP2MI, KemenBUMN, KemenHAM, Garuda, dan Kamar Entrepreneur Indonesia Wujud Perlindungan Bagi Pahlawan Devisa

Kamis, 20 Februari 2025 | 06:00 WIB
KP2MI, KemenBUMN, KemenHAM, Garuda, dan Kamar Entrepreneur Indonesia menandatangani MoU untuk perlindungan dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia. (Dok. KemenBUMN)

Kabar BUMN – Komitmen perlindungan bagi pekerja migran Indonesia semakin diperkuat melalui kerja sama antara Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Kementerian BUMN, Kementerian HAM, Garuda Indonesia, dan Kamar Entrepreneur Indonesia.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan oleh Menteri KP2MI Abdul Kadir Karding, Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Menteri HAM Mugiyanto Sipin.

Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani, serta Ketua Umum Kamar Entrepreneur Indonesia Afda Rizal Armashita. Acara ini berlangsung di Aula KemenKP2MI, Jakarta Selatan, pada Rabu (19/2/2025).

Baca Juga: Gokart Avenue, Aktivitas Seru Ngabuburit di Jakarta

Menteri KP2MI Abdul Kadir Karding menjelaskan bahwa kerja sama dengan Kementerian BUMN mencakup upaya sosialisasi mengenai prosedur pemberangkatan pekerja migran Indonesia (PMI) secara resmi.

“Selain lounge juga akan nanti membantu sosialisasi kita. Apa sosialisasi itu? Kita boleh menggunakan pesawat, kereta, kapal, pelabuhan, bandara untuk iklan layanan khusus PMI ke depan, terima kasih, dan juga beliau juga Insyaallah akan membantu kita di tahap pemberdayaan,” kata Menteri Karding.

Selain itu, kerja sama dengan Kementerian HAM berfokus pada edukasi hak asasi manusia bagi calon pekerja migran Indonesia (CPMI) sebelum mereka diberangkatkan ke luar negeri.

Baca Juga: Dibutuhkan Staf Legal Korporasi di PT Brantas Abipraya (Persero), Deadline Lowongan Magang 26 Februari 2025

“Begitu pula dengan Kementerian HAM, saya berharap bisa kita bekerja sama karena beririsan ini Pak. Beririsan karena semua kerja-kerja pelindungan kami pasti terkait dengan hak asasi manusia,” ucap Menteri Karding.

Dalam kesepakatan dengan Garuda Indonesia, Menteri Karding menekankan bahwa maskapai tersebut akan menjadi sarana utama transportasi bagi PMI yang berangkat ke luar negeri.

Namun, ia juga meminta agar Garuda Indonesia memberikan harga tiket yang lebih terjangkau bagi para PMI.

Baca Juga: Mumpung Masih Berlaku! Promo Bertiga di Trans Studio & Trans Snow World, Hemat Hingga 60% untuk Nasabah Bank Mandiri!

“Tapi Pak Direktur harus paham, pekerja migran Indonesia itu 80 persen domestik. Itu artinya penghasilannya rendah. Oleh karena itu tiketnya jangan terlalu mahal. Nah gitu,” minta Menteri Karding.

Sementara itu, kerja sama dengan Kamar Entrepreneur Indonesia bertujuan untuk memberdayakan PMI yang telah menyelesaikan kontrak kerja mereka di luar negeri.

Halaman:

Tags

Terkini