Melalui program ELOC BESTARI masyarakat diharapkan dapat mengurangi ketergantungan ekonomi pada aktivitas yang berisiko merusak lingkungan seperti perambahan hutan.
Baca Juga: Tetap Bugar di Bulan Ramadan, Berikut 5 Tips Olahraga Saat Puasa
Peningkatan ekonomi masyarakat didorong melalui budidaya sumber daya hutan seperti kopi, madu dan pupuk organik.
General Manager PGE Ulubelu, Hadi Suranto menjelaskan area operasional PGE di Ulubelu berdampingan dengan lahan dan rumah warga serta hutan.
Dengan total jaringan pipa sepanjang hampir 45km, ada delapan desa yang berdampingan dengan fasilitas produksi PGE.
Baca Juga: PT PAL Indonesia Gelar Pemeriksaan Kesehatan Anak dan Bantuan Gizi di Hari Gizi Nasional
“Program CSR menjadi prioritas utama dalam mendukung operasional perusahaan dengan melibatkan masyarakat lokal," kata Hadi.
Program-program unggulan bahkan sudah berhasil meraih berbagai penghargaan mulai dari IGA Award 2024-2025, ISRA Award 2024, BISRA Award 2024, TANGGAMUS Award, hingga berhasil meraih PROPER Emas untuk yang ketiga kalinya.
"Area Ulubelu memiliki berbagai program CSR utama dalam aspek kelestarian lingkungan hidup, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, pendidikan dan tanggap bencana,” ujarnya.
Baca Juga: Promo 3.3 DAMRI, Dapatkan Diskon Tiket 20% untuk Layanan AKAP di Sejumlah Rute
Masyarakat di sekitar Area Ulubelu sebagian besar adalah petani kopi dengan lahan dari perhutanan sosial.
Melalui program di KUPS Margo Rukun Bestari, 778 petani hutan sudah mendapatkan izin pengelolaan dari Kementerian Kehutanan dalam perhutanan sosial.
KUPS Margo Rukun Bestari merupakan salah satu mitra binaan yang mendapat pendampingan PGE Area Ulubelu.
Selain KUPS Margo Rukun Bestari, program ELOC Bestari terwujud dalam berbagai aktivitas seperti Ulubelu Triumphant dalam pengembangan pertanian modern melalui budidaya melon.