rilis-bumn

Sukses Turunkan Rasio Lost Time Injury, SIG Dukung Pembangunan Berkelanjutan Melalui Penguatan Budaya K3

Rabu, 5 Maret 2025 | 18:00 WIB
Karyawan PT Semen Gresik Pabrik Rembang mempraktikkan simulasi pemadaman api kecil menggunakan goni pada kegiatan Safety Challange Bulan K3 Nasional 2025 di Pabrik Rembang, Jawa Tengah. (DOK.SIG)

Komitmen SIG pada aspek K3 dibuktikan dengan sejumlah pencapaian. Pada 2024, SIG berhasil menurunkan 41,4% Lost Time Injury Frequency Rate dan 51,1% Lost Time Injury Severity Rate.

Baca Juga: Dibuka Kesempatan! Lowongan Magang Digital Marketing di BUMN Kimia Farma

Selain itu, ada pencapaian implementasi leading indicator di antaranya area owner, basic safety training, permit to work dan job safety analysis, dan lain-lain.

Atas komitmen pada aspek K3, SIG berhasil meraih berbagai penghargaan baik di level lokal maupun nasional. Beberapa penghargaan yang diraih di antaranya:

  • Mitra Bakti Husada kategori Perlindungan Kesehatan Pekerja Perkantoran dari Kementerian Kesehatan RI pada November 2024;
  • Perusahaan Terbaik Kategori Tempat Kerja yang Melaksanakan K3 Perkantoran dari Pemerintah Kabupaten Gresik pada Desember 2024; dan
  • Tempat Kerja yang Melaksanakan K3 Perkantoran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada Februari 2025.

Baca Juga: Ragam Takjil Manis di Indonesia, Tiap Daerah Punya Kuliner Andalannya Sendiri

SIG menerima penghargaan ‘Tempat Kerja yang Melaksanakan K3 Perkantoran’ dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada Februari 2025, atas komitmen perusahaan dalam menerapkan K3 di lingkungan kantor. (DOK.SIG)

Reni Wulandari menambahkan bahwa pencapaian K3 merupakan sebuah kebanggaan yang tidak kalah pentingnya dari pencapaian kinerja teknis atau kinerja keuangan.

Oleh karena itu, SIG meletakkan K3 sebagai salah satu fokus utama dalam kegiatan operasional. Bahkan manajemen hadir langsung ke lapangan untuk meninjau bahwa aspek K3 telah diterapkan dengan baik.

Baca Juga: Rekomendasi Makanan Sahur yang Bikin Kenyang Seharian

“Tidak ada kebanggaan ketika kita mampu mencapai kinerja teknis atau kinerja keuangan, tetapi alpa dalam K3. Aspek K3 tidak hanya bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja atau Penyakit Akibat Kerja (PAK).

"Lebih dari itu, juga untuk memastikan kenyamanan karyawan dalam bekerja sehingga lebih optimal dan produktif, yang pada akhirnya mendorong peningkatan kinerja Perusahaan,” ujar Reni Wulandari.***

Halaman:

Tags

Terkini