Pada curah cair, PTP Nonpetikemas Teluk Bayur menjadi cabang dengan throughput tertinggi di perusahaan, serta menempati posisi keempat di SPMT Group dengan capaian 2.783.465 ton.
Baca Juga: ITDC Dukung UMKM The Mandalika dengan Sosialisasi PIRT dan Sertifikasi Halal
Sementara itu, untuk curah kering, Cabang Tanjung Priok kembali mendominasi dengan throughput 4.764.341 ton, menjadikannya yang tertinggi di PTP Nonpetikemas dan peringkat ketiga di SPMT Group.
Pada 2025, PTP Nonpetikemas semakin fokus dalam meningkatkan produktivitas.
Hingga Februari, realisasi throughput perusahaan telah mencapai 7.997.334 ton/m³ dengan kontribusi terbesar dari curah kering (45%), disusul general cargo (27%), curah cair (21%), dan bag cargo (7%).
Baca Juga: Pertamina Hadirkan Sobat Aksi Ramadan 2025 untuk Masyarakat Aimas Sorong, Papua Barat
Beberapa cabang menunjukkan performa yang baik, seperti Cabang Bengkulu yang mencatat realisasi throughput 123,82% dari RKAP atau sebesar 688.349 ton/m³, serta Cabang Tanjung Priok yang mencapai 110,6% dari RKAP dengan throughput 2.505.235 ton/m³.
Di beberapa kategori kemasan, PTP Nonpetikemas juga mencatat kinerja tertinggi. Pada curah kering, Cabang Bengkulu mencapai 7.445 T/S/D, sementara general cargo tertinggi dicapai oleh Cabang Tanjung Priok dengan 2.587 T/S/D.
Untuk curah cair, Cabang Teluk Bayur mencatat angka tertinggi sebesar 4.351 T/S/D, sedangkan bag cargo tertinggi berada di Cabang Tanjung Priok dengan 2.394 T/S/D.
Baca Juga: Labuan Bajo Punya Daya Tarik di Setiap Musimnya! Ini Waktu Terbaik untuk Berkunjung
"Hal ini mencerminkan komitmen PTP Nonpetikemas dalam mengoptimalkan layanan terminal nonpetikemas, terutama di pelabuhan-pelabuhan utama seperti Tanjung Priok, Banten, Teluk Bayur, Panjang, dan Kijing.
Kami akan terus berupaya meningkatkan efisiensi operasional guna mencapai target yang lebih baik di bulan-bulan mendatang," ungkap Indra.
Strategi Pengembangan Operasional
Untuk mencapai target throughput tahun 2025 yang ditetapkan sebesar 53,5 juta ton/m³, PTP Nonpetikemas terus mengembangkan strategi operasionalnya.