Optimisme terhadap pertumbuhan bisnis turut didukung oleh pengembangan inovasi digital yang dilakukan perusahaan.
Baca Juga: Pastikan Mudik Lebaran 2025 Aman, Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketersediaan BBM dan Pelayanan
Bank Mandiri juga mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal Rp 1,17 triliun.
Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang bank yang berbasis pada fundamental kuat serta kinerja yang terus bertumbuh.
Restrukturisasi Manajemen
Baca Juga: Tips Berkendara Aman saat Mudik Lebaran dengan Sepeda Motor
Dalam RUPST kali ini, Bank Mandiri juga menyetujui perubahan struktur kepemimpinan.
Beberapa anggota Direksi dan Dewan Komisaris diberhentikan, termasuk Alexandra Askandar, Agus Dwi Handaya, Aquarius Rudianto, Rohan Hafas, dan Sigit Prastowo dari jajaran Direksi.
Sedangkan dari Dewan Komisaris, yang diberhentikan adalah M. Chatib Basri, Tedi Bharata, Arif Budimanta, Loeke Larasati Agoestina, Faried Utomo, Muliadi Rahardja, Heru Kristiyana, dan Rionald Silaban.
Baca Juga: Setia di Ladang Migas saat Libur Lebaran, Perwira Pertamina Pastikan Energi Tak Terhenti
Sebagai bagian dari restrukturisasi, beberapa pejabat mengalami perubahan posisi dan ada penambahan anggota baru dalam jajaran Direksi dan Komisaris.
Nama-nama seperti M. Rizaldi, Saptari, Jan Winston Tambunan, Ari Rizaldi, dan Novita Widya Anggraini kini masuk ke dalam jajaran Direksi. Sementara itu, Kuswiyoto, Luky Alfirman, Yuliot, dan Mia Amiati dipercaya sebagai Komisaris baru.
Dengan demikian, susunan Komisaris Bank Mandiri setelah RUPST 2025 adalah sebagai berikut:
Baca Juga: DAMRI Operasikan Ratusan Bus, 5.000 Pemudik Gratis Pertamina Berhasil Pulang Kampung
-
Komisaris Utama/Independen: Kuswiyoto*
-
Wakil Komisaris Utama/Independen: Zainudin Amali